Bisnis 100% Tanpa Modal Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal Paid Review Indonesia banner4.gif Cafe Bisnis Online
Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Misteri. Tampilkan semua postingan

Malam Jumat Kliwon Jadi Perempuan Seksi

Lelembut pesugihan yang minta persyaratan disenggamahi ternyata jenisnya cukup banyak. Di Kabupaten Rembang ada juga pesugihan yang cukup dikenal masyarakat sekitar. Namanya, pesugihan Nyai Puspo Cempoko. Lelembut yang saban hari berkeliaran di daerah Kabongan ini, konon bersedia memberi harta kekayaan melimpah bagi lelaki asalkan mau bersenggama dengannya. Benarkah?
Bagi sebagian besar masyarakat Rembang nama kondang pesugihan Nyai Puspo Cempoko sudah tidak asing. Makhluk yang bisa mendatangkan harta kekayaan dari kalangan lelembut ini dikenal memiliki kerajaan angker sekitar Kabongan, Rembang. Ditandai sebuah makam tua yang cukup dikeramatkan warga Kabongan. Orang yang datang untuk meziarahi saban hari tidak pernah sepi.
Kalangan spiritualis mengatakan tempat perkuburan Nyai Puspo Cempoko memiliki nilai mistis yang maha tinggi. Cukup banyak maksud dan tujuan orang yang melakukan ziarah. Diantaranya tujuan untuk mengalab berkah, melancarkan usaha, dan minta sawab Nyai memberikan keselamatan dan perlindungan. Paling laris lagi, kabarnya sebagian besar yang datang untuk meminta kekayaan.
Konon, para peziarah yang menyampaikan permintaan kaya sudah tidak terhitung lagi berapa banyak yang berhasil. Keinginan mereka dikabulkan, dalam sekejab harta yang ditimbun di rumahnya menumpuk berlipat-lipat. Menurut cerita yang beredar, orang pada menyukai pesugihan Nya Puspo lantaran persyaratan yang harus dipenuhi cukup mudah. Tidak harus menyerahkan jiwa dan raga untuk dijadikan wadal pesugihan.
Tidak ubahnya Nyai Puspo memberi harta kekayaan pada memintanya secara Cuma-Cuma. Dia hanya meminta beberapa syarat yang justru bikin ketagihan lelaki mata keranjang. Konon, imbalan yang diminta Nyai Puspo cukup dengan mengorbankan birahi seksual peminta kekayaan. Lelaki yang diberi kekayaan harus menyenggamai Nyai Puspo di waktu yang telah ditentukan.
Biasanya waktu paling sering dibuat janji Nyai Puspo bertemu dengan lelaki pengabdinya adalah malam Jumat Kliwon. Melalui persyaratan ini pencari pesugihan harus rela menjadi suami Nyai Puspo. Harus melayani kebutuhan seksual lelembut yang konon berbody seksi dan cantik ini. Justru karena daya tarik Nyai Puspo yang tidak hanya bisa mendatangkan harta kekayaan ini membuat lelaki banyak yang mengimpikan.
Namun masih ada beberapa persyaratan lain yang tidak boleh dilanggar. Mengingat hubungan gaib antara Nyai Puspo dengan peminta hanya mereka berdua yang tahu, maka dia meminta agar di rumah peminta disiapkan sebuah kamar khusus yang orang lain tidak pernah boleh masuk. Di dalam kamar remang itulah saban menagih janji Nyai Puspo akan datang dan minta dilayani nafsu seksnya. Selain memenuhi kebutuhan seksual, Nyai Puspo juga meminta agar disediakan sesaji yang terdiri dari jajan pasar, kembang wangi, kelapa hijau serta bakaran kemenyan madu. Semua sesaji harus disediakan setiap malam. Tak boleh ada yang terlupakan.
Nasir, orang kaya di daerah Tuban, Jawa Timur, menurut sumber MISTERIONLINE dikabarkan pernah mencari pesugihan di tempat tersebut. Sebelumnya, ia hanyalah salah seorang anak petani miskin. Setelah tirakat di Kabongan, ia pulang ke kampung halamannya dan merintis berbagai usaha. Meski sukses memetik harta, ia tak berani kawin. Mungkin ia masih terikat dengan persekutuan gaib yang telah dijalani dengan Nyai Puspo.
Usut punya usut ternyata ada sebuah rahasia gaib yang disebunyikan Nasir. Itu baru terungkap setelah pembantunya, Nasir nekad ingin melihat apa yang terjadi di dalam kamar khusus Nasir yang tidak boleh dimasuki oleh siapa pun. Termasuk keluarga dekat Nasir sendiri tidak diperbolehkan masuk. Tepatnya, setiap malam Jumat Kliwon, pembantu Nasir selalu mendengar suara mesra yang datangnya dari balik kamar.
Karena diburu rasa keingintahuannya, pembantu asal Pati itu nekad mengintip bagian dalam kamar melalui lubang kunci. Apa yang dilihatnya? Antara percaya dan tidak pembantu itu menyaksikan majikan yang diseganinya tengah bermesaraan dengan seorang perempuan cantik. Bentuk lelembut pesugihan itu digambarkan sempurna sebagai perempuan biasa. Bahkan, keseksian tubuh perempuan yang digumuli Nasir di desanya tidak ada yang menandingi.
Pembantu itu heran bercampur takut. Karena selama ini ia tidak pernah membukakan pintu untuk tamu tersebut. Bahkan, dia sendiri keheranan meruntut dari mana perempuan itu masuk di dalam kamar Nasir. Lewat jendela? Rasanya tidak mungkin karena letaknya sangat tinggi, dan di sekelilinginya ramai rumah tetangga. Lewat pintu kamar? Juga tidak mungkin, sebab pembantunya sejak sore tidak beranjak dari depan pintu kamar tuannya itu.
Diduga, perempuan itu adalah siluman Nyai Puspo. Apalagi setiap hari Nasir selalu menyediakan sesaji seperti yang diminta oleh Nyai Puspo. Dugaan itu makin kuat, selain tidak menikah di usia lanjut, Puspo pun sering berbicara sendiri. Bila diajak berbicara, jawabannya sering ngelantur, tak jelas tujuannya. Dan, fenomena seperti itu biasanya dialami oleh mereka yang mencari pesugihan di daerah Kabongan, Rembang.

Bertemu Kuntilanak Perawakan Indo

Cerita ini dialami saat mengikuti rapat kerja di sebuah hotel berpanorama asri di lokasi wisata Kabupaten Semarang. Mendadak peserta rapat bertemu dengan sosok makhluk halus berperawakan indo. Kisah menyeramkan dialami Ardianto ini ketika baterry ponselnya mati. Berikut ini penuturannya.

Begini ceritanya, pada saat acara berlangsung baterai ponselku habis. Aku berinisiatif meminjam kamar panitia yang kebetulan dekat dengan ruang sidang. Pas aku masuk ke kamar bernomor 3xx itu, bulu kudukku rasanya merinding dan aku sepeti terhipnotis dengan menyelusuri seluruh ruangan hingga aku menemukan suatu pintu dan membukanya.

Di situ hanya terdapat tumpukan batu bata merah dan pipa pembuangan yang cukup besar. Aku merabanya. Ketika tanganku menyentuh, entah kenapa tiba-tiba aku merasa ingin menyentuhnya, tapi tiba-tiba ada yang membisiki aku dan berkata, “Hai…aku mau cerita dong sama kamu”.

Suara itu begitu mendayu-dayu di telingaku. Aku menoleh ke sekitar ternyata tidak ada orang. Teman yang aku ajak ternyata sedang berada di kamar mandi, sehingga ketika tersadar aku langsung berinisiatif untuk pergi dari tempat itu dengan berlari sekencang-kencangnya dengan diikuti oleh temanku.
Setibanya di ruang sidang temanku bertanya tentang kejadian tadi. “Kamu kenapa, sih” tanya temanku sambil nafasnya tersengal-sengal.

“Aduh gila, kamar itu ada penunggunya,” kataku.
“Ada penunggunya gimana?”
“iya!, ada penunggunya”, tegasku,

sembari kemudian aku menceritakan semua yang terjadi dengan menggambar tembok dan pipa yang akan aku sentuh tadi dengan secarik kertas. Di luar kesadaranku, gambar tersebut ternyata menjadi gambar seorang wanita cantik berparas indo berambut panjang agak bule, dan berpakaian gaun pengantin warna putih.

Aku mencoba membuat temanku untuk tenang dan berdiam, aku pun mencoba untuk berbicara dengan mahluk tersebut sambil mataku terpejam.

“Ada apa kamu ganggu-ganggu aku?” kataku
Makhluk itu menjawab, “Aku cuma mau cerita, aku butuh teman bicara”
“Ya sudah, kamu mau cerita apa?”
“Aku dulu pernah tinggal dengan pacarku di sini selama 3 bulan, setelah itu dia ke Jakarta mau memberitahu keluarganya untuk melamar aku, tapi aku tunggu hingga 2 bulan ternyata dia enggak pulang-pulang juga, aku mulai frustrasi, akhirnya aku bunuh diri saja”
“Hah!. Emang asal elo dari mana?”
“Ibuku Malaysia, ayahku Amerika. Makanya aku takut untuk pulang, karena ibuku pasti akan marah, lebih baik aku bunuh diri daripada aku pulang dengan tidak bersamanya. Hayolah tolong aku, kita pergi, bantu aku cari pacarku”.

Saat itu seluruh badanku gemetar. Aku takut dia akan membawaku, maka aku langsung membaca ayat kursi dan istigfar sebanyak-banyaknya.

Akhirnya dengan sendirinya dia menghilang. Akupun lega. Dan, ketika ku buka mata kulihat ketiga temanku saling berpelukan dengan wajah yang nampak ketakutan.

Kuasai Lembu Sekilan dengan Daun Kukusan

lembu sekilan bikin was-was
Kekuatan seseorang belum lengkap jika belum mendapatkan ajian kedigdayaan. Ajian ini bisa diamalkan siapa saja dan cara ritualnya cukup mudah. Simpel dan tidak membutuhkan persyaratan yang rumit, neko-neko. Misalkan, ajian Lembu Sekilan yang bisa didapat hanya dengan laku puasa dan lafalan mantera. Bagaimana proses lakunya?

Ajian Lembu Sekilan sudah tidak asing di telinga masyarakat awam. Hampir semua lapisan mengenal, atau paling tidak pernah mendengar nama dan kehandalan ajian kedigdayaan ini. Ajian ini sudah ada dan dikenal masyarakat luas sejak jaman kerajaan. Para Temenggung dan Punggawa kerajaan biasa menggunakan ajian ini untuk mengatasi musuh-musuhnya.

Hanya dengan membuka sawab ajian, musuh yang menghadang tidak lebih dari sekilan jari tangan bakal dibuat jatuh terpental. Tubuh pelaku tidak ubahnya kebal, tidak bisa disentuh pukulan, bahkan senjata tajam sekalipun. Musuh yang menyerang bakal tumbang berkubang. Terlebih lagi, jika musuh menyerang dengan sepenuh emosi.

Esensi ajian ini tidak ubahnya sawab ‘air bah’ yang menghanyutkan, di samping meredamkan amarah. Ketika emosi musuh meledak-ledak niscaya ajian ini bereaksi sebagai menetralisirnya. Akan menolak energi emosi yang datang dengan cara mementalkannya. Menurut ukuran kekuatan ajian ini, daya pental musuh tergantung pada energi yang dikeluarkan pelaku maupun musuhnya.

Artinya, semakin kuat energi yang dikeluarkan untuk menghalau musuh, semakin jauh musuh dibuat terpental. Begitu pula, semakin kuat energi emosi yang dikeluarkan musuh, maka jarak jatuhnya pun semakin jauh dan dasyat. Namun, ajian ini tidak semestinya dipergunakan dalam hal-hal yang tidak seharusnya dibutuhkan.
Para ahli supranatural telah membuktikan keampuhan Lembu Sekilan tatkala orang yang menyimpan energi ajian ini tengah terdesak. Tengah tidak punya kekuatan lebih untuk menghalau musuh. Mendadak energi yang tersimpan mengumpal menjadi energi tinggi ketika mantera ajian ini dibaca. Musuh yang tidak dikehendaki dengan mudah dilumpuhkan.

Laku Lembu Sekilan siapa saja bisa menjalankan tanpa mengalami kesulitan. Tinggal butuh kesabaran dan ketabahan selama menjalani laku. Adapun mantera Lembu Sekilan yang harus dibaca si pelaku sebagai berikut;

“Ingsun amatek ajiku si lembu sekilan. Rassulku lungguh, brahim nginep babahan. Kep kerekep barukut kinemulan wesi kuning. Wesi mekangkang sacengkang sakilan sedempu. Sakehing braja tan ana nedhasi bedil pepet mariyam buntu. Tan tumomo kersaning Allah”.

Itu pun masih ditunjang dengan laku persyaratan dan puasa. Ditambah ketika sudah menguasai ajian ini ada beberapa pantangan yang harus dihindari. Sementara urutan lakunya, selama 40 hari pelaku menjalani ritual dengan hanya makan dedaunan yang dikukus dan bumbunya hanya garam. Dengan laku minum hanya menggunakan air dari dalam kendi (tanah liat, red).

Kalau sudah 40 hari pelaku ritual harus melanjutkan dengan puasa ngelowong selama 3 hari 3 malam. Itu pun waktunya harus tepat pada hari Kamis Wage. Supaya ajian mudah merasuk selama menjalankan laku perlu ditunjang suasana batin penuh kelapangan dan kerendahan diri (tirakat). Cukup dengan laku itu.

Selajutnya, mantera ajian dibaca setiap akan berperang terutama ketika tengah menghadapi marabahaya. Di samping itu sirikan yang harus dihindari; memanggil sapi, menirukan suara sapi dan makan daging sapi. Tentang kehebatan kedua aji kekebalan tersebut sudah tentu sangat ampuh jika memang diamalkan dan dilakoni dengan benar. Hanya saja, jangan coba-coba mengetesnya jika masih ragu-ragu dalam menjalankan ritualnya. Atau lebih afdolnya silahkan meminta bimbingan pada para ahli laku atau spiritualis.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes