Bisnis 100% Tanpa Modal Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal Paid Review Indonesia banner4.gif Cafe Bisnis Online
Tampilkan postingan dengan label Produk Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Produk Indonesia. Tampilkan semua postingan

Film Pendek Buatan Indonesia Juara Dunia



Film pendek independen buatan orang Indonesia dengan judul Save Water yang dibuat oleh Muhammad Zulqamar menjuarai hadiah utama kompetisi video MyView H2O yang digelar Bank Pembangungan Asia (ADB). 


"Save Water menang tidak hanya karena diarahkan dan digambarkan dengan baik, tapi karena mengandung pesan yang kuat yang disampaikan secara sederhana, padat, dan dengan jenaka serta berdampak kuat," kata Direktur Utama Departemen Hubungan Eksternal ADB Ann Quon, Rabu (23/3/2011). 

Dalam film tersebut digambarkan bahwa hanya dalam jangka waktu lebih dari satu menit, dan tanpa berkata-kata, bagaimana aktivitas mandi dan melestarikan air dapat berjalan beriringan. Film itu menggambarkan bagaimana hanya dengan satu gayung air dapat membuat seseorang bisa melakukan aktivitas mandi dengan menyenangkan dan bersih. 

ADB menggelar kompetisi tersebut pada tahun 2011 ini untuk mempromosikan sebab-akibat dan solusi terhadap krisis kekurangan air di Asia. Para pemenang telah diumumkan pada Hari Air Sedunia, sebuah perayaan global yang dirancang untuk memperingati pentingnya mengelola dengan baik dan benar sumber-sumber air di bumi yang jatuh 22 Maret 2011. 

Dewan juri dalam kompetisi ini antara lain sutradara Jepang Momoko Ando yang pernah menjuarai kompetisi film internasional, sutradara Indonesia Joko Anwar yang kerap disebut sebagai salah satu sutradara muda terbaik Asia, dan pembuat film dokumenter AS Christopher Beaver yang juga kurator laman dokumenter Docspopuli.com. Dewan juri lainnya adalah Khavn dela Cruz yang diberi julukan "Bapak Pembuat Film Digital Filipina", pembuat film dokumenter China Du Haibin, dan pembuat film dokumenter Pakistan Samar Minallah, serta Penasehat Senior Presiden ADB, Arjun Thapan. 

Pada kategori di bawah 21 tahun, pemenangnya adalah Emmanuel "Joe" Ortigas yang berusia 18 tahun dari Filipina dengan film bertajuk Time to Refill, yang memaparkan bahayanya bila dunia kekurangan air. Sementara pada kategori di atas 21 tahun, pemenangnya adalah Nash Anggahan dari Filipina dengan film My Riverside Home yang menuturkan kisah yang menggugah mengenai kehidupan seorang wanita di rumahnya yang terletak di pinggir sungai.

DUFAN, Film Animasi 3D Buatan Indonesia


Memang tak banyak film kartun atau animasi buatan lokal dengan format yang canggih di Indonesia, tapi kini masyarakat Indonesia khususnya anak-anak dapat menyaksikan Film 3D produksi Ancol Dreamlights yang tayang mulai pada Maret mendatang di salah satu televisi swasta Indonesia.

Film ‘Dufan Defender’ yang menggunakan karakter tokoh wahana permainan terbesar di Jakarta itu berkisah tentang petualangan Dufan dan teman-temnnya yang tergabung dalam pelindung bumi, The Earth Defender, berjuang untuk menyelamatkan Bumi dari tangan kekuatan jahat yang akan merusak bumi yaitu The Destroyer. 

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Budi Karya Sumadi menuturkan dengan diangkatnya karakter tokoh animasi dari satwa asli Indonesia maka bisa menjadi salah satu wadah pendidikan yang baik untuk anak-anak Indonesia agar lebih mencintai alam khususnya binatang-binatang di Indonesia. “Dufan Defender bukan hanya sebuah film yang akan menghibur anak-anak di Indonesia tetapi juga sebagai sebuah sarana edutainment,” ujarnya saat peluncuran ‘Dufan Defender’. 

Budi juga menuturkan dengan adanya film animasi yang dibuat oleh anak bangsa tersebut maka akan menjadi peluang bagi karya-karya seni anak bangsa Indonesia lainnya yang patut untuk diapresiasi.

4 Robot Unesa Melaju ke KRI 2012


Ajang kompetisi Kontes Robot Indonesia (KRI) 2012 telah memasuki seleksi awal. Pada tahap awal ini, Universitas Negeri Surabaya (Unesa) berhasil meloloskan empat robot karya mahasiswa.

Dalam seleksi tahap I tersebut, terdapat sekira 382 tim yang lolos dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Sementara untuk seleksi tahap selajutnya akan dihelat Maret mendatang. Sebanyak 382 tim tersebut terdiri atas 70 tim KRI, 272 tim Kontes Robot Cerdas Indonesia (KCRI), dan 40 tim Kontes Robot Seni Indonesia (KRSI).

Keempat robot Unesa yang lolos seleksi awal ialah NEW_R (KRI regional empat), Dewo 3.0 (KRCI Berkaki regional empat), Dewo 2.0 (KRCI Beroda regional empat), dan DEWO (KRCI Humanoid League regional 4). Saat ini keempat tim terus mempersiapkan diri untuk menghadapi seleksi selanjutnya. Demikian seperti dilansir dari situs Unesa, Selasa (31/1/2012).

Selain KRI 2012, Unesa juga berpartisipasi dalam Kontes Muatan Roket Indonesia (Komurindo). Pada ajang tersebut Fakultas Teknik Unesa berhasil meloloskan dua tim. Kedua tim tersebut adalah SKY DREAM dan Mata Dewa.

Pada seleksi awal Komurindo, terdapat 54 tim yang lolos seleksi dari 64 proposal yang diterima panitia. Serupa dengan KRI 2012, seleksi kedua Komurindo 2012 juga akan digelar pada Maret mendatang.

Komurindo adalah kompetisi tahunan dalam bidang roket muatan bagi mahasiswa se-Indonesia yang diselenggarakan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (Ditjen Dikti) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud) yang bekerja sama dengan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan).

Ajang rutin ini bertujuan untuk mendorong dan menumbuhkembangkan kreativitas dan inovasi mahasiswa dalam bidang teknologi peroketan. Dari kompetisi ini, diharapkan akan lahir komunitas pecinta teknologi dirgantara, khususnya di bidang roket.

Mesin Agroindustri

mesin
 destilasi minyak atsiri nilam
Tersedia Kapasitas 10 kg, 50 kg, 100 kg atau sesuai permintaan
Kami memproduksi mesin destilai / alat destilasi. Fungsi mesin ini adalah untuk membuat minyak nilam, minyak atsiri, dll.
Spesifikasi mesin destilasi
Kapasitas 10 kg (127 L)
  • Diameter : 45 cm
  • Tinggi : 80 cm
  • Tebal : 2 mm SUS 304
  • komplit kompor no. 768
  • Tabung minyak 10 L
Dapur
  • P. kotak 40x40x2 carbon steel
  • pelat 1mm carbon steel
  • tinggi dapur 40 cm
Kapasitas 130 kg (1020 L)
  • Diameter : 100 cm
  • Tinggi : 190 cm
  • Tebal : 2 mm SUS 304
  • komplit kompor no. 768
  • Tabung minyak 10 L
Dapur
  • P. kotak 50x50x2 carbon steel
  • pelat 1mm carbon steel
  • tinggi dapur 40 cm

Mobil Baru Seharga Rp 30 Juta Produksi Indonesia

Indonesia sudah ancang-ancang untuk memproduksi mobil lokal yang harganya sangat murah. Mobil ini diprediksi harganya berkisar antara Rp 30 juta sampai dengan Rp 40 juta.

Mengenai rencana produksi mobil murah dengan komponen lokal ini disampaikan Deputi Menko Perekonomian bidang Industri dan Perdagangan Edy Putra Irawady. Dia mengatakan Indonesia menargetkan bisa memproduksi 1.000 unit mobil murah pada tahun 2012. Mobil murah itu mencakup 2 jenis yakni mobil kluster IV dan mobil low cost.

Mobil kluster IV harganya berkisar Rp 30 sampai 40 juta per unit. Sedangkan harga mobil low cost akan dijual dengan kisaran harga Rp80 juta per unit. Produksi mobil murah ini untuk meningkatkan industri otomotif dalam negeri. "Supaya turn over policy lebih cepat, jadi jangan ditahan demand itu," kata Edy di kantornya, di kawasan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (4/5).

Mobil murah ini diharapkan bisa menjadi mobil nasional karena komponennya yang menggunakan produk lokal. Rencananya, produksi mobil murah ini akan digarap oleh PT INKA ataupun perusahaan patungan.
 
Dia mengatakan produksi mobil murah ini tidak bertentangan dengan kebijakan pemerintah yang akan menghemat penggunaan bahan bakar minyak, sebab mobil murah ini akan menggunakan bahan bakar gas. Selain itu akan ada kebijakan fiskal yang mengatur makin tua makin mahal pajak mobil, pajak progresif dan ada policy rangsangan, misalnya ada daerah yang mau menarik mobil lama, maka akan nol persen pajaknya.

Pemerintah akan membebaskan PPnBM. Dengan kebijakan ini mobil tidak lagi diartikan sebagai barang mewah, karena sudah menjadi kebutuhan masyarakat. Selanjutnya, kata dia masyarakat akan berpindah ke mobil murah. “Ini supporting policy-nya," kata Edy.***

PC TABLET Wakatobi:

[Image: zyrex-wakatobi-back.jpg]

Sementara Wakatobi berukuran lebih mungil dan didesain untuk anak-anak, hanya 8,9 inchi. Desain layarnya juga unik, demikian pula harganya yang cukup menarik Rp2,999.000 per unit atau termurah di kelasnya. Tapi berbeda dari saudaranya, Wakatobi tidak mendukung fitur multi touch. Prosesor Wakatobi adalah Intel Atom N270 berkecepatan 1,6 Ghz, dengan RAM 1 GB DDR2. Bobotnya hanbya 1,25 kg.

Chip Asli Buatan Indonesia

[Image: xirka-wimax-chipset.jpg?w=250&h=126]


Chipset Wimax Xirka, sebuah chip yang dibuat oleh orang Indonesia asli, Bukan usaha mudah memang membuat chip dengan kompleksitas yang cukup tinggi. Xirka yang dikawal beberapa engineer Indonesia ini mulai dikembangkan pada 2006.

Chipset ini terdiri dari dua spesifikasi, yakni Chipset Xirka untuk Fixed Wimax dan Chipset Xirka untuk Mobile Wimax. Untuk fixed wimax telah diluncurkan pada Agustus tahun ini. Sedangkan mobile wimax rencananya diluncurkan pada quartal keempat 2009.

Produk asli buatan Indonesia ini diluncurkan langsung oleh Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Kusmayanto Kadiman. Beliau menjelaskan, seluruh komponen di dalam Xirka merupakan buatan Indonesia. Operator yang memberikan layanan Wimax wajib menggunakan Xirka.

[Image: wimax_chip.jpg]

PC TABLET WAKAMINI

[Image: waka.png]

Wakamini adalah komputer tablet seratus persen buatan Indonesia dengan harga yang bisa dijangkau siapapun, Rp3.599.000. Dari sisi layarnya, desain komputer tablet lokal ini tergolong unik yang dapat diputar 180 derajat, berukuran 10 inchi dan memiliki empat varian warna; coklat, merah, hitam dan biru.Sistem operasinya menggunakkan Windows 7 Home Premium dan Ultimate, dengan layar sentuh. Wakamini dibekali dengan prosesesor Intel Atom N450 berkecepatan 1,66 Ghz,RAM (Random Access Memory) sebesar 1 GB DDR2, Ruang penyimpanan 250 GB, sedangkan bobotnya 1,35 KG dengan Wifi “4 in 1″ card reader dan 1,3 MP Webcam dengan batrai berdaya tahan tiga jam.

Produk Audio Buatan Indonesia Laris di Frankfurt

Produk V8Sound saat pameran di Frankfurt, Jerman
Produk V8Sound saat pameran di Frankfurt, Jerman


FRANKFURT - Produk pro audio buatan Indonesia ternyata laris manis dipesan dalam pameran pro-audio terbesar dunia, Messe Frankfurt Prolight + Sound 2011, 6-9 April 2011. Sebanyak 19 negara memesan produk bermerek V8.Sound.com itu dengan nilai transaksi pemesanan mencapai USD3,8 juta pada hari pertama.

"Pemesanan kali ini mengalami kenaikan menjadi USD3,8 juta dibandingkan tahun lalu pada pameran yang sama hanya berhasil mencapai USD2,2 juta. Banyak calon pembeli yang baru pertama kali datang ke pameran tahun ini. Mereka mulai percaya bahwa Indonesia bisa membuat loudspeaker yang bagus," kata Harry Kiss, pemegang hak cipta V8sound.com, di Frankfurt, seperti dilansir melalui keterangan resminya, Jumat (8/4).

Ia menjelaskan, pada hari pertama pameran, sebanyak 19 negara tertarik membeli produk v8sound.com, seperti Oman, Mexico, Maroko, Jerman, Jepang, Thailand, Amerika Serikat, Taiwan, Selandia Baru, Malta, Spanyol, Rusia, Cyprus, Prancis, Filipina, China, Belgia, Kroasia, dan Italia.

"Pemesanan awal setiap negara sekitar USD200 ribu. Jepang yang biasanya sangat rewel dengan kualitas, kali ini mereka sangat serius dalam pemesanan produk," tutur Harry yang juga pemilik Harry Kiss Production, perental sound system terbesar di Indonesia.

Produk yang menjadi perhatian besar pengunjung adalah V8 Comando, seri militer yang tahan air dan tahan guncangan. Dari lebih 100 peserta dari seluruh dunia, hanya V8Sound.com yang memproduksi speaker dengan standar militer.

V8sound.com juga memproduksi loudspeaker portabel yang bisa dipasang di punggung prajurit saat
pengarahan di lapangan yang diberi nama 'V8-Ironman'. Produk ini tahan air dan bisa digunakan dengan baterai yang tahan selama tiga jam.

"Produk yang menarik pengunjung lainnya adalah stage monitor yang ada LCD monitor dan LED yang merupakan produk pertama di dunia, selain itu adalah V8 Digital dan Nano C3PO, mungil dengan dengan berat kurang dari satu kilogram, namun bisa menghadirkan suara keras dan jernih," jelas Harry Kiss.

Awalnya rancangan V8Sound.com dikembangkan sejak 2005, dan mulai diproduksi terbatas sejak 2006. Memasuki 2010, V8Sound.com telah merambah mancanegara. Sejumlah negara di Eropa seperti Jerman, Swiss, serta di Asia seperti Myanmar dan Singapura, mulai memanfaatkan kehadiran V8sound.com.

"Speaker ini hadir tidak semata-mata dari hasil penelitian laboratorium, tetapi dari hasil masukan pengalaman para kru pengguna speaker di lapangan, Kebetulan kami dulu adalah pengguna speaker kualitas dunia dengan harganya yang sangat mahal, untuk kebutuhan operasional event organizer yang kami kelola. Akhirya, kami menciptakan sendiri speaker dengan standar dunia, namun dengan harga manusiawi, dan layanan purna jual yang sangat cepat, dan dapat pula disewa," jelas Harry yang banyak menangani penataan suara acara-acara besar kenegaraan di Indonesia.

Pada awalnya ia memproduksi speaker dan amplifier hanya untuk tujuan kebutuhan penyewaan. Sebab tiap hari Harry Kiss Production terkadang melayani 18 event kelas menengah hingga besar.

"Setelah kami menggunakan dan mengembangkan sound system sendiri, ternyata speaker kami lebih praktis, ringan, mudah digunakan, dan memiliki sedikit downtime," katanya.

Produk V8Sound.com telah digunakan di hampir semua peristiwa besar di Indonesia seperti kedatangan Presiden Obama di Istana Merdeka, HUT 18 th ANTV, Perayaan 100 Tahun Hari Kebangkitan Bangsa, Pelantikan Pres SBY di DPR, HUT dan sejumlah acara stasiun televisi seperti RCTI, TPI, Global TV, TvOne, HUT Partai Golkar, Partai Demokrat, rangkaian kampanye pilpres pasangan SBY-Boediono, sejumlah peristiwa kenegaraan di Istana Kepresidenan.

Untuk memenuhi kebutuhan sound system di Istora Senayan, Jakarta, misalnya, kini hanya dibutuhkan empat unit speaker/side V8sound.com seukuran kardus mi instan. Meski mini, namun setiap tipe V8Sound.com mampu menghasilkan suara sangat jernih dengan kekuatan sangat tinggi, sehingga tidak memerlukan banyak unit speaker untuk menjangkau telinga puluhan ribu orang dalam sebuah stadion atau ruang pertemuan.

"Impian saya tahun depan ingin mengadakan pertunjukan kesenian Indonesia di ruang terbuka Messe Frankfurt, karena pameran ini dikunjungi oleh sedikitnya 38.000 orang berasal dari 87 negara, sekaligus pameran loudspeaker v8sound.com," ungkap Harry Kiss.

Pesawat Buatan Indonesia N-219

Saat ini, penerbangan perintis di beberapa wilayah Nusantara seperti Papua masih menggunakan pesawat-pesawat produksi lama, seperti Twin Otter. Beberapa unit yang ada telah tidak layak pakai sehingga diperlukan pesawat yang lebih modern.
 
 
Karenanya, sejak tahun 2006, PT Dirgantara Indonesia mengembangkan pesawat N219 berkapasitas 19 orang untuk menggantikan peran pesawat perintis yang ada sekarang. Saat ini, uji aerodinamika pesawat tersebut telah dituntaskan.
 
N-219 Generasi terbaru pesawat produksi PT Dirgantara Indonesia
“Pengembangan pesawat jenis ini biasanya memakan waktu 3 tahun. Namun, kita mungkin akan selesaikan 2-2,5 tahun,” kata Andi Alisjahbana, Direktur Aerostruktur PT Dirgantara Indonesia, Selasa (28/12/2010) di Jakarta. Jadi, tahun 2013, pesawat mungkin sudah bisa diluncurkan.
 
Agar tidak mengalami kegagalan seperti pesawat CN 250, pihak PTDI akan memproduksi pesawat berdasarkan order. “Kami akan buat 25 unit dulu nantinya. Kami akan mengupayakan seluruhnya terjual dahulu,” kata Andi. Pembuatan sejumlah unit memerlukan dana sekitar Rp 1 triliun. Jumlah ini menurut Andi cukup minim untuk membuat pesawat. Ia menargetkan, sejumlah pesawat akan dibeli oleh pemerintah daerah.
Andi juga mengatakan, spesifikasi pesawat N219 dirancang sesuai dengan kondisi geografis Indonesia. Pesawat ini mampu mendarat di landasan yang pendek sehingga bisa diaplikasikan di wilayah terpencil dengan lahan terbatas. “Pesawat ini juga dirancang bisa membawa bahan bakar tambahan. Kita menyadari bahwa tidak setiap daerah memiliki tempat pengisian bahan bakar,” demikian Andi mengungkapkan kelebihan pesawat N219.
 
Sementara itu, Budi Santoso selaku Direktur Utama PT Dirgantara Indonesia mengatakan bahwa pengembangan pesawat ini didasarkan pada karakteristik geografis Indonesia. “Kondisi geografis kita berbeda dengan negara lain. Kita harus punya solusi sendiri,” katanya. Bagi Budi, pengembangan pesawat kecil yang mampu menjangkau wilayah terpencil sangat pas. “Banyak wilayah Indonesia yang tak mudah dijangkau dengan transportasi darat. Pesawat perintis bisa menjadi solusi,” paparnya.
Pesawat N219 memiliki potensi besar untuk dipasarkan ke daerah-daerah seperti Sumatera dan Papua. Pesawat ini juga ditargetkan bisa dipasarkan ke negara lain yang masih membutuhkan, misalnya negara-negara di Afrika

Bahasa Indonesia Akan Menjadi Bahasa Resmi ASEAN

Perhatikan fakta-fakta ini! Ada 600 juta orang di Asia Tenggara. Dari angka itu, 238 juta adalah orang Indonesia.  Sisanya, 27,5 juta adalah penduduk Malaysia (termasuk 13 juta puak Melayu), 4,9 juta penduduk Singapura yang menempatkan bahasa Melayu sebagai salah satu bahasa nasionalnya, dan sekitar 400 ribu penduduk Brunei.  Dengan demikian total penduduk keempat negara itu adalah 270 juta orang atau 45 persen dari seluruh penduduk Asia Tenggara.  Dari sudut bahasa yang digunakan maka itu berarti 45 persen rakyat ASEAN memakai bahasa Melayu atau 40 persen berbicara dalam Bahasa Indonesia.

Ini yang mungkin menjadi alasan mengapa Bahasa Indonesia --atau Bahasa Melayu-- diusullkan menjadi salah satu bahasa resmi ASEAN.

Bagia warga keempat negara ASEAN itu mungkin tak menjadi soal, tetapi apakah warga non Melayu mau menerima usul itu. Perlu ada survey memang, tapi obrolan kecil ANTARA News dengan beberapa wartawan ASEAN berikut mungkin bisa membantu survey itu.

"Setiap negara di ASEAN punya kemungkinan bahasanya menjadi bahasa ASEAN, dan Bahasa Indonesia adalah salah satu yang berpotensi besar untuk itu," kata seorang wartawan TV asal Thailand yang enggan disebutkan namanya.

Yang jelas, kata si wartawan Thai ini, bahasa resmi ASEAN itu harus dimengerti dan dimiliki oleh seluruh anggota ASEAN.

Dia sendiri mengaku tidak memahami Bahasa Indonesia dan dia lebih memilih Bahasa Inggris sebagai bahasa utama ASEAN.

Sementara, seorang wartawati asal Filipina yang bekerja untuk sebuah koran Jepang, malah melihat peluang Bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi ASEAN sangat besar, apalagi kini Indonesia tengah memimpin ASEAN.

"Saya pikir Indonesia punya kesempatan besar untuk menjadikan bahasanya sebagai bahasa resmi ASEAN. Meskipun saya tidak paham Bahasa Indonesia, saya mau mempelajarinya," katanya.

Tapi ada juga yang sama sekali tidak berminat untuk mempelajarinya.

"Saya dari Kamboja hanya paham bahasa Inggris dan Kamboja saja," kata seorang wartawan yang mengaku dari Kantor Berita kamboja.

Nmaun secara objektif dia melihat peluang Bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi ASEAN besar, lagipula Indonesia sekarang menjadi Ketua ASEAN.

Sebaliknya, rekan dia yang mengaku dari Bayon TV, Kamboja yang juga enggan namanya disebutkan, mengatakan Bahasa Indonesia cukup menarik dan berpontensi menjadi bahasa resmi ASEAN.

"Karena populasi penduduknya yang besar di Asia Tenggara," kata wartawan TV yang ternyata presenter itu.

Ketua DPR RI Marzuki Alie mengusulkan agar Bahasa Indonesia dijadikan salah satu bahasa resmi yang digunakan dalam pertemuan-pertemuan negara ASEAN. Hal ini disampaikan dalam sesi pleno pertama Sidang Umum ke-31 ASEAN Inter Parliamentary Assembly (AIPA) di Hanoi, Vietnam, 21 September 2010.

“Penggunaan Bahasa Indonesia akan membuka kesempatan kepada bahasa lain untuk menjadi bahasa kerja dalam AIPA,” jelas Marzuki seperti dilansir situs resmi DPR RI Rabu, 22 September 2010. Dia pun mengajukan diri agar Indonesia dapat menjadi tuan rumah pada penyelenggaraan Sidang Umum AIPA ke-34 pada 2013 mendatang.

Usulan mengenai penggunaan Bahasa Indonesia dalam sidang-sidang AIPA telah mengemuka sejak awal kedatangan Delegasi DPR RI ke Hanoi, Vietnam. Pada 20 September lalu, dalam pertemuan komite eksekutif AIPA, Indonesia telah menyampaikan usulannya untuk mengamandemen statuta AIPA agar Bahasa Indonesia masuk dalam bahasa kerja AIPA selain Bahasa Inggris.

Sidang Umum ke-31 AIPA digelar 20-24 September 2010 di Hanoi, Vietnam dan dihadiri delegasi dari 10 negara anggota AIPA, 8 pengamat, Sekretariat ASEAN dan Sekretariat AIPA. Indonesia mengirimkan delegasinya yang dipimpin langsung oleh Ketua DPR RI Marzuki Alie. (kd)

Anggota delegasi Indonesia yang hadir dalam Sidang Umum ke-31 AIPA tersebut adalah: Marzuki Alie (Ketua Delegasi), Priyo Budi Santoso (Wakil Ketua Delegasi), dan 13 lainnya


Tiba-tiba saja, bersamaan dengan Konferensi Tingkat Tinggi Perhimpunan Bangsa Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) ke-18 yang berlangsung pada 5-8 Mei di Jakarta, wacana mendorong Bahasa Indonesia menjadi Bahasa ASEAN hidup kembali. Tentu saja yang paling menyambut prakarsa ini adalah masyarakat Indonesia.

ANTARA menjumpai sejumlah orang secara terpisah di beberapa tempat untuk menanyakan harapan masyarakat kepada keketuaan ASEAN Indonesia, terutama dalam hubungannya dengan terrwujudnya semboyan "satu visi, satu identitas dan satu komunitas".

"Indonesia kan sedang menjadi Ketua ASEAN tahun ini, makanya harus bisa memanfaatkan momentum tersebut untuk mengusung Bahasa Indonesia menjadi bahasa ASEAN," kata Mahmud Rustam (62), pensiunan pegawai negeri sipil, Jumat.

Mahmud mengakui, perbedaan latar belakang sosial dan budaya masyarakat ASEAN akan menjadi kendala untuk mewujudkan harapannya itu. Yang penting, katanya, Indonesia harus berupaya keras mewujudkan hubungan antarmasyarakat ASEAN setelah terbentuknya Komunitas ASEAN 2015 nanti.

Mahmud yang mengaku belum pernah mendengar konsep Komunitas ASEAN 2015 berharap kelompok regional ini lebih mengutamakan kerja sama ekonomi daripada sosial budaya, politik, pertahanan dan keamanan.

"Saat ini yang terpenting adalah menyejahterakan rakyat melalui ekonomi yang kuat, keamanan dan sosial itu bisa menyusul," sambung Mahmud.

Tak hanya Mahmud yang ingin Bahasa Indonesia menjadi "bahasa persatuan" ASEAN. Yuwono Ario, pegawai negeri sipil di Jakarta, yakin Bahasa Indonesia bisa digunakan sebagai bahasa resmi ASEAN karena digunakan oleh lebih dari sepertiga penduduk ASEAN.

"Kalau dilihat dari jumlah populasinya, Indonesia kan populasinya lebih dari sepertiga total populasi negara-negara ASEAN," kata pria berusia 24 tahun itu.

Seperti halnya Mahmud, Yuwono menyarankan ASEAN mesti menggeser peran ke arah ekonomi, sehingga mampu menghadapi geliat raksasa ekonomi China, termasuk ke Asia Tenggara.

"Bersatu untuk menghadapi gempuran dari China dan melakukan pemerataan kesejahteraan seluruh negara anggotanya," sambung Yuwono kepada ANTARA, Jumat.

Lain dalam pandangan Dinda Saraswati (29). Karyawati perusahaan swasta di Jakarta, aspirasi menaikkan status Bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi ASEAN akan menambah kebanggaan rakyat Indonesia.

"Mungkin dengan Bahasa Indonesia menjadi bahasa ASEAN, warga negaranya bisa lebih menghargai Bahasa Indonesia dan kita jadi bangga menggunakan bahasa yang dipakai di seluruh ASEAN," katanya.

Dinda bahkan berusul lebih jauh. Menurutnya, ASEAN bukan hanya perlu satu bahasa, tapi juga satu mata uang bersama. "Sehingga setiap negara memiliki standar yang sama," katanya memberi alasan.

Sejajar dengan Bahasa Inggris

Adalah Ketua Dewan Perwakilan Rakyat, Marzuki Alie yang menjadi orang pertama yang secara terbuka mengusulkan Bahasa Indonesia menjadi salah satu bahasa resmi ASEAN, kepada mitra-mitra ASEAN kita.

Marzuki menyampaikan usul itu dalam sesi pleno pertama Sidang Umum ke-31 ASEAN Inter Parliamentary Assembly (AIPA) di Hanoi, Vietnam, 21 September 2010.

Saat itu Marzuki berkata, “Penggunaan Bahasa Indonesia akan membuka kesempatan kepada bahasa lain untuk menjadi bahasa kerja dalam AIPA.”

Usul Marzuki ini sebenarnya telah mengemuka sejak awal kedatangan Delegasi DPR RI ke Hanoi, Vietnam, pada pertemuan parlemen ASEAN tahun lalu itu.

Sehari sebelum Marzuki berprakarsa, pada 20 September tahun itu, dalam pertemuan Komite Eksekutif AIPA, Indonesia telah mengusulkan amandemen statuta AIPA agar Bahasa Indonesia masuk dalam bahasa kerja AIPA, selain Bahasa Inggris.

Arisman Muhammad (24) membaca usul menjadikan Bahasa Indonesia menjadi bahasa resmi ASEAN sebagai upaya menawarkan kesatuan identitas untuk organisasi kawasan Asia Tenggara ini.

Bagi mahasiswa S2 salah satu perguruan tinggi negeri di Bandung ini, ASEAN memang tidak memiliki satu identitas bersama yang dapat menunjang integritas, termasuk satu bahasa tunggal. Itu terjadi karena budaya negara anggota ASEAN berkaraktistik unik.

"Secara ekonomi, Malaysia dan Singapura jauh lebih unggul, sedangkan dari segi pandangan politik ada negara yang memiliki perbedaan dengan yang lainnya, sehingga identitas tunggal akan sulit tercapai," kata Arisman mencoba menganalisis.

Indonesia sendiri menetapkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional guna mempersatukan beragam suku bangsa di Tanah Air yang bahasanya pun beraneka.

Tapi, setidaknya dari klaim pejabat Kementerian Luar Negeri Indonesia, Andri Hadi, saat ini ada 45 negara telah mengajarkan Bahasa Indonesia di sekolah-sekolah mereka. Di antara yang paling kenal adalah Australia, Amerika Serikat, Kanada dan Vietnam.

Bahkan di Australia, Bahasa Indonesia menjadi bahasa populer keempat di Negeri Kangguru itu. Bayangkan ada 500 sekolah di negeri ini yang mengajarkan Bahasa Indonesia. "Sehingga anak-anak kelas enam sekolah dasar pun sudah ada yang bisa berbahasa Indonesia," kata Andri beberapa waktu lalu.

Sementara di Vietnam, bulan Desember 2007, Pemerintah Daerah Ho Chi Minh City, telah mengumumkan Bahasa Indonesia menjadi bahasa kedua secara resmi. Vietnam menjadi anggota ASEAN pertama yang menetapkan Bahasa Indonesia sebagai bahasa resmi kedua di negaranya.

"Bahasa Indonesia sejajar dengan Bahasa Inggris, Prancis dan Jepang sebagai bahasa kedua yang diprioritaskan," kata Konsul Jenderal RI di Ho Chi Minh City saat itu, Irdamis Ahmad.

Momentum Indonesia sebagai Ketua ASEAN ternyata menguak banyak harapan masyarakat. Bahasa Indonesia menjadi bahasa ASEAN adalah satu harapan itu. Mampukah Indonesia mewujudkannya?

Bahasa Indonesia akan Bahasa Resmi ASEAN:
http://politik.vivanews.com/news/read/178876-bahasa-indonesia-jadi-bahasa-resmi-asean-
http://www.antaranews.com/berita/257694/wartawan-asean-tentang-bahasa-indonesia
http://www.republika.co.id/berita/internasional/global/11/05/06/lks73o-bahasa-indonesia-jadi-bahasa-asean

10 Karya Anak Bangsa Yang Membuat Bangga Indonesia

1. Panser Anoa
Namanya terilhami dari mamalia khas Sulawesi, Anoa tampilannya tidak kalah dengan buatan Eropa. Kelahirannya disiapkan untuk mewujudkan kemandirian di bidang alutsista oleh Departemen Pertahanan dan PT Pindad. Panser beroda 6 ini mampu melaju hingga kecepatan 90 Km/jam. Mampu melompati parit selebar satu meter dan menanjak dengan kemiringan sampai dengan 45 derajat. Panser ini dilapisi baja anti peluru yang apabila diberondong dengan AK47 atau M-16 dijamin tidak akan tembus.
2. Pesawat Gatotkaca N-250 Pesawat ini adalah pesawat regional komuter turboprop rancangan asli IPTN (Sekarang PT. Dirgantara Indonesia) Diluncurkan tahun 1995. Kode N artinya Nusantara, menunjukan bahwa desain, produksi dan perhitungannya dikerjakan di Indonesia atau bahkan Nurtanio, yang merupakan pendiri dan perintis industry penerbangan di Indonesia. Pesawat ini diberi nama Gatotkaca dan primadona IPTN merebut pasar kelas 50-70 penumpang.
3. KRI-Krait-827 Kapal perang ini merupakan hasil saling tukar ilmu antara TNI AL lewat fasharkan (Fasilitas Pemeliharaan dan Perbaikan) Mentigi dan PT Batan Expressindo Shipyard (BES), Tanjung Guncung. Dikerjakan selama 14 Bulan dan 100 % ditangani oleh putra-putri Indonesia. Berbahan baku aluminium, bertonase 190 DWT dengan jarak jelajah sekitar 2.500 Mil. Dilengkapi dengan radar dengan jangkauan 96 Nautical Mil (setara 160 Km) dengan system navigasi GMDSS area 3 dengan kecepatan terpasang 25 Knots.
4. Smart Eagle II (SE II) Merupakan Prototype pertama UAV (Unman Aerical Vehicle) yang dibuat PT. Aviator Teknologi Indonesia guna kepentingan intelegen Indonesia. SE II menggunakan mesin 2 tak berdiameter 150cc, mampu terbang hingga 6 Jam. Dilengkapi dengan colour TV Camera. Mampu beroperasi dimalam hari dengan menggunakan Therman Imaging (TIS) kamera untuk opsi penginderaannya.
5. Mobil Arina-SMK Mobil ini dirancang menggunakan mesin sepeda motor dengan kapasitas mesin 150cc, 200cc dan 250cc. Konsumsi bensin hanya 1 liter untuk 40 km. Panjang 2,7 meter, lebar 1,3 meter dan tinggi 1,7 meter sehingga bisa masuk jalan dan gang yang sempit. Dinamakan Arina-SMK karena pembuatannya bekerja sama dengan Armada Indonesia (Arina) dengan siswa-siswa SMK.
6 senjata baru buatan Indonesia Patutlah Kita Bangga Terhadap Indo Yang Sedang Maju Di bidang Militer
ss-1

ss-4

ss-5

Assault rifle
ss-10

Sub Machine Gun
ss-13

7. Chip Asli Buatan Indonesia


Chipset Wimax Xirka, sebuah chip yang dibuat oleh orang Indonesia asli, Bukan usaha mudah memang membuat chip dengan kompleksitas yang cukup tinggi. Xirka yang dikawal beberapa engineer Indonesia ini mulai dikembangkan pada 2006.
Chipset ini terdiri dari dua spesifikasi, yakni Chipset Xirka untuk Fixed Wimax dan Chipset Xirka untuk Mobile Wimax. Untuk fixed wimax telah diluncurkan pada Agustus tahun ini. Sedangkan mobile wimax rencananya diluncurkan pada quartal keempat 2009.
Produk asli buatan Indonesia ini diluncurkan langsung oleh Menteri Riset dan Teknologi Republik Indonesia, Kusmayanto Kadiman. Beliau menjelaskan, seluruh komponen di dalam Xirka merupakan buatan Indonesia. Operator yang memberikan layanan Wimax wajib menggunakan Xirka.
8. PC TABLET WAKAMINIWakamini adalah komputer tablet seratus persen buatan Indonesia dengan harga yang bisa dijangkau siapapun, Rp3.599.000. Dari sisi layarnya, desain komputer tablet lokal ini tergolong unik yang dapat diputar 180 derajat, berukuran 10 inchi dan memiliki empat varian warna; coklat, merah, hitam dan biru. Sistem operasinya menggunakkan Windows 7 Home Premium dan Ultimate, dengan layar sentuh. Wakamini dibekali dengan prosesesor Intel Atom N450 berkecepatan 1,66 Ghz,RAM (Random Access Memory) sebesar 1 GB DDR2, Ruang penyimpanan 250 GB, sedangkan bobotnya 1,35 KG dengan Wifi “4 in 1″ card reader dan 1,3 MP Webcam dengan batrai berdaya tahan tiga jam.Tablet PC Zyrex Wakatobi Mini 963Sementara Wakatobi berukuran lebih mungil dan didesain untuk anak-anak, hanya 8,9 inchi. Desain layarnya juga unik, demikian pula harganya yang cukup menarik Rp2,999.000 per unit atau termurah di kelasnya. Tapi berbeda dari saudaranya, Wakatobi tidak mendukung fitur multi touch. Prosesor Wakatobi adalah Intel Atom N270 berkecepatan 1,6 Ghz, dengan RAM 1 GB DDR2. Bobotnya hanbya 1,25 kg.
9. ROBOT TEMPUR
Lembaga Pengkajian Teknologi (Lemjitek) TNI AD, Karangploso, Kabupaten Malang, mampu menciptakan robot tempur.
 Robot Tempur Buatan Indonesia
prototype robot tempur ini sudah beberapa kali diujicobakan,dan mampu menempuh jarak hingga 1 km dari pusat kendali. ”Ukurannya 1,5 m kali 0,5 m dengan berat sekitar 100 kg. Robot ini memiliki mesin penggerak dua roda,dan mampu mengangkut beban hingga sekitar 150 kg, kecepatan maksimalnya bisa mencapai 60 km/jam,” terangnya. Robot yang diciptakan pada tahun 2009 dan belum memiliki nama ini, digerakkan dengan tenaga listrik dari dua baterei yang tersimpan di dalam bodi robot.

Dua baterei ini memiliki kekuatan 36 volt yang berfungsi untuk penggerak, dan 12 volt untuk sistem kontrolnya. Gunawan mengaku, kondisi robot ini belum sepenuhnya sempurna karena baru selesai proses perakitannya, kemungkinan masih sekitar 70-80% dari kondisi ideal yang diinginkan.

10. PELURU KENDALI
Walaupun, roket RX-420 masih jadi pertimbangan Departemen Pertahanan, apakah mampu menjadi salah satu senjata penangkal di darat yang dapat diandalkan sehingga, Indonesia tidak memerlukan armada kapal atau senjata perang lainnya, selain faktor biaya yang dominan besar.
ide produksi rudal dalam negeri mulai tercetus tahun 2005. Dana sebesar Rp 2,5 miliar digelontorkan untuk proyek pembuatan rudal pada tahun itu, dan bila itu terwujud Dephan akan menggandeng PT.Pindad Indonesia, pabrik senjata dalam negeri yang melakukan penelitian hulu ledak kaliber 122 milimeter.

Saat ini, LAPAN telah berhasil meluncurkan roket dengan kekuatan jarak tempuh 100 kilometer, dan memiliki kecepakatan luncur awal 4 kali kecepatan suara

Mobil-Mobil Karya Anak Bangsa

PERSOALAN transportasi yang sering dihadapi terutama di kota-kota besar seperti Jakarta dengan permasalahan ke-macet-an di jalan raya yang sudah sangat ‘akut’, sementara di daerah perdesaan belum seluruhnya ruas jalan yang ada  dilapisi aspal hotmix untuk kenyamanan berkendaraan, mungkin menjadi salah satu alasan mengapa sebagian besar desain mobil karya anak bangsa ini memiliki dimensi yang relatif kecil dibandingkan mobil konvensional buatan asing, selain mungkin menimbang harga yang lebih terjangkau bagi mereka yang membutuhkannya.

Meskipun tidak seluruh komponen mobil-mobil tersebut asli buatan Indonesia, namun patut dicatat bahwa sejak dari desain hingga perakitan kendaraan tersebut seluruhnya dikerjakan oleh tangan-tangan ahli anak bangsa.  Namun ke depan dapat diharapkan bahwa all component kendaraan tersebut asli made in Indonesia.

Berikut beberapa mobil buatan tangan anak Indonesia yang layak untuk ditampilkan :


1. MOBIL KANCIL
kancil
Kancil (singkatan dari Kendaraan Niaga Cilik Irit Lincah) merupakan merek dagang terdaftar dari sebuah kendaraan angkutan bermotor roda empat yang didisain, diproduksi dan dipasarkan oleh PT. KANCIL (singkatan dari Karunia Abadi Niaga Citra Indah Lestari). Pernah diharapkan sebagai pengganti (peremajaan) bajaj dan bemo karena keduanya tidak diizinkan untuk bertambah jumlahnya atau diproduksi di wilayah Jakarta.

2. MOBIL ESEMKA
Mobil yang satu ini hebatnya justru dibuat oleh para siswa SMK.    Mobil Esemka memiliki 5 jenis varian yakni SUV, pick up double cabin, sedan, pick up single cabin, dan van. Pada gambar di bawah ini merupakan Mobil Esemka SUV buatan siswa-siswa SMK 1 Singosari Malang yang dikerjakan tidak kurang dari 50 siswa SMK Singosari Malang dan menghabiskan biaya sebesar Rp. 175 Juta dalam pembangunan mobil ini. 5 jenis mobil Esemka yang lainnya dikerjakan oleh SMK-SMK lainnya. Untuk harganya anda cukup mengeluarkan uang 80 Juta saja untuk mendapatkan mobil Esemka ini.
smksuv

3. MOBIL KOMODO
komodo
komodo2
Nama Komodo disematkan bukan karena bentuk mobilnya yang seperti Komodo, namun lebih pada fungsinya yang seperti Komodo, yakni selain kuat, Komodo bisa hidup di dua alam sekaligus.  Seperti namanya, jangankan di lumpur, di air sekalipun Komodo sudah teruji kehandalannya.
Mobil Komodo adalah garapan PT Fin Tetra Indonesia asal Cimahi, Jawa Barat.   Komodo hanya mampu membawa 2 orang penumpang.

4. MOBIL TAWON
tw
Mobil imut ini buatan PT Super Gasindo Jaya.   Mobil Tawon ini sudah mampu membawa 4 orang  dan dibanderol dengan harga 48 Juta.   Dengan kapasitas mesin 650 cc dan mampu mencapai kecepatan hingga 85 km/jam! Diperkirakan mobil ini akan menggantikan bajaj2 di Jakarta dan jg akan diproduksi secara massal. 


5. MOBIL ARINA
arina
Mobil Arina ini kapasitas mesinnya hanya 150 cc,  kecepatannya mampu dipacu sampai dengan 70 km/jam, namun konsumsi BBMnya cukup hemat yaitu mencapai 40 km untuk 1 liter bensin.
Mobil Arina, yang merupakan singkatan dari Armada Indonesia, badan hukum Universitas Negeri Semarang (Unnes). Mobil mikro Arina akan terus dikembangkan sehingga menjadi 100 persen buatan negeri.  Jika sudah 100 persen lokal, harganya bakal berada di bawah Rp 30 juta.

6. MOBIL GEA
gea
GEA merupakan singkatan dari(Gulirkan Energi Alternatif). Nama GEA diberikan karena mobil yang bentuk dan spesifikasi mesinnya sangat mirip Nano tersebut memakai bahan bakar gas yang dijamin bisa ramah lingkungan. Jika diberi izin pemerintah, PT Inka memprediksi bisa memberi harga GEA pada banderol Rp 45 juta – Rp 50 juta per unit.

Mesin GEA ini berkapasitas 650 cc dan telah diuji telah menempuh 10 ribu km dengan kecepatan 85 km per jam

6. MOBIL WAKABA
wakaba-dalam
Pengembangan mobil Wakaba dilakukan di Universitas Pasundan dengan melibatkan tiga orang peneliti dan 12 mahasiswa universitas Pasundan.   Dana pengembangannya selain dari Pemda Jawa Barat, juga dari kementrian ristek serta Unpas dan Working Group yang menghabiskan dana lebih dari Rp 200 juta.
Mobil kecil itu bermesin bensin 500 cc.  Mesin yang dipakai mesin buatan BPPT Kemetrian Riset dan Teknologi, dengan tingkat kecepatan yang low speed. 

7. MOBIL MARLIP
Selain mobil-mobil berbahan bakar konvensional di atas, ternyata jauh-jauh hari anak-anak Indonesia sudah merancang mobil listrik.  Adalah Mobil bertenaga listrik produksi Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) —disebut marlip (marmut listrik)—merupakan salah satu wujud solusi ilmu pengetahuan dan teknologi atas krisis energi di negeri ini.
mobil-zero1
Marlip di antaranya telah digunakan di rumah sakit, lokasi wisata, markas kepolisian, dan lapangan golf. Marlip juga digunakan saat peringatan 50 tahun Konferensi Asia Afrika di Bandung. Namun, pemanfaatannya tetap belum signifikan.

Spesifikasi teknis Marlip adalah berkecepatan 40 km/jam untuk jalan datar dan 20 km/jam untuk tanjakan, jarak tempuh 300 km, masa aktif delapan jam, waktu pengisian baterai tercepat 2,5 jam (rata-rata 4-5 jam), dan berat kosong 300 kilogram untuk jenis city car dan smart. Harga pesanan Rp 40 juta per unit.
Ditunggu karya selanjutnya!

GT RADIAL

 
 
Benchmark tertinggi Demi Kualitas
Karet bundar produksi PT Gajah Tunggal mulai menapak aspal jalan di negara-negara Timur Tengah dan Asia sejak tahun 1983, lewat ban berteknoloi bias (cross-ply) untuk kendaraan niaga seperti truk, bus dan mobil angkutan. Baru pada tahun 1992, PT Gajah Tunggal mengekspor ban jenis radial (steel belted) dengan label GT Radial, untuk kendaraan sedan dan truk ringan sampai ke Amerika Serikat. Saat ini GT telah mengekspor ke lebih dari 80 negara di Eropa, Amerika, Timur Tengah, Asia (kecuali China), Afrika, Australia dan Selandia Baru, dengan nilai ekspor pada tahun 2007 adalah sebesar Rp 2,6 trilun, dan tahun 2008 diperkirakan mencapai sekitar Rp 3 triliun. Awal keberhasilan tersebut diperoleh berkat rajin mengikuti pameran dagang yang diselenggarakan di mancanegara. 

Lemonde



 
 
Rezeki bayi
Pengusaha Jackie Ambadar menjadi nama penting dibalik brand Le Monde, yang memproduksi berbagai perlengkapan bayi, muali dari handuk, hingga tempat tidur. Berdiri pada tahun 1982, 4 tahun kemudian Le Monde sudah mengekspor produknya keberbagai negara di Asia, Australia, Jerman, hingga negara Timur Tengah seperti Kuwait dan Bahrain. Berkat keberhasilannya menjaga mutu prima, Le Monde pernah menyabet penghargaan Best Asean Infant Wear 2005.

OUVAL RESEARCH

 
 
Maraknya komunitas skateboard di Bandung membuat trio Rizki, Maskom dan Firman, pada 1997 menciptakan Ouval Research. Kekuatan label ini terletak pada koleksi kaosnya yang hadir dengan print unik dan erat sekali dengan budaya street style yang dinamis, fun dan berjiwa muda. Dari kaos, koleksi Ouval Research berkembang hingga ke aksesori, mulai dari tas, sepatu, bahkan sampai MP3 dan otopet. Kini Ouval Research semakin memperlihatkan keseriusan dan kemajuan bisnisnya hingga mengekspor produknya ke mancanegara seperti Singapura di butik Fyeweraz dan skateboard di Jerman.

ATEJA

 
 
 
Kain Idonesia yang Lain
Bila menjajal mobil Toyota dan Honda, jangan Cuma menggeber mesinnya. Rasakan juga interiornya, terutama kursi. Anda perlu tahu bahwa intrior dua merek mobil ini dibalut kain berkualitas prima dari Indonesia. Tentu saja bukan batik atau tenun, melainkan kain interior produksi PT Ateja Multi Industri. Perusahaan ini adalah pionir industri penghasil kain interior dengan kualitas nomor wahid semenjak awal pendiriannya tahun 1974. Lewat kerjasama teknis dengan Textile Co. Ltd., perusahaan tekstil terbesar di Jepang, PT Ateja Multi Industri telah berekspansi ke pasar International.

IndoMie


 
 
Mi Asli Indonesia
Survey menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang mengkonsumsi mi paling banyak di dunia setelah China. Tercatat pula bahwa mi instant Indomie Goreng adalah pilihan kedua setelah nasi (atau pertama jika sedang tight budget), dan dapat dikatakan sebagai salah satu makanan Utama orang Indonesia . Walaupun telah muncul lebih dari 15 rasa, the original Mi Goreng Indomie tetap menjadi pilihan utama untuk dikonsumsi. Tidak hanya lidah orang Indonesia saja yang doyan berat, negara tetangga seperti Singapura, Brunei, dan Malaysia bahkan sampai Nigeria tidak mau ketinggalan menggemari Mi Goreng Indomie. Buktinya, seperti halnya di Indonesia, mi ini juga terpajang hampir di setiap supermarket atau mini market. Invasi mi gorang juga telah sampai ke negeri asal mi, China, Hongkong, serta Eropa dan sejumlah negara Afrika. Tidak salah bila Indofood dijuluki produsen mi instant terbesar di dunia.

Baterai ABC

 
 
Ejaan yang Mendunia
Di tengah gempuran produk baterai merek luar negeri, baterai ABC masih melenggang menguasai hampir setengah pasar domestic, baik untuk baterai jenis alkaline maupun carbon zinc. Produk PT International Chemical Industry, telah diekspor ke sekitar 50 negara, dengan berbagai merek, kecuali di Australia dan beberapa negara lain yang menggunakan merek ABC atau Alkaline. 

MEDULLA

 
 
Ini Dulu, Baru Itu
Boleh juga memulai usaha going global dengan teknik yang satu ini : menjadi “tukang jahit” dulu! Maksudnya adalah menerima pesanan berikut desain dari pemesan luar negeri. Tapi itu dulu pada tahun 1999. Kini produk Medulla yang mengkhususkan diri di bidang indoor furniture, sudah merambah pasar Italia, Eropa, Spanyol, dan Belanda tentunya dengan merek sendiri. Senjata rahasia Medulla adalah tim research and development serta in house designer yang andal. Jadi, saat Anda berlibur ke resort atau di negara-negara yang kami sebut tadi, longok di bagian bawah furniture . Siapa tau ada cap Medulla di sana

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes