Bisnis 100% Tanpa Modal Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal Paid Review Indonesia banner4.gif Cafe Bisnis Online
Tampilkan postingan dengan label Kontingen Garuda. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kontingen Garuda. Tampilkan semua postingan

Zeni TNI Perbaiki Lapangan Tembak FARDC di Kongo

Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-I/Monusco dibawah pimpinan Letnan Kolonel Czi Sapto Widhi Nugroho selaku Dansatgas disamping mengerjakan tugas-tugas dalam bidang konstruksi/Zeni, diantaranya pembangunan jalan dan pemeliharaan bandara dalam misi MONUSCO (Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo), kembali mendapatkan tugas untuk memperbaiki Lapangan Tembak FARDC (Force Armed Republic Demokratic of Congo, beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, Lapangan Tembak FARDC berukuran 100 m x 400 m yang telah dibangun oleh Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda sebelumnya, pada kenyataannya memang sudah siap pakai, namun karena tidak ada perawatan dari tentara FARDC, kondisi lapangan tembak tersebut tidak layak pakai dan telah ditumbuhi rumput liar.

Sebelum lapangan tembak tersebut secara resmi diserahkan kepada Tentara FARDC termasuk pemeliharaanya, Zeni TNI memperbaiki dan membersihkan rumput-rumput liar yang sudah mulai tumbuh di tengah lapangan tembak, yang merupakan fasilitas latihan untuk Tentara Nasional Republik Kongo / FARDC di Pusat Camp Pasukan Komando daerah Dungu.

Di dalam pengerjaannya, Zeni TNI dipimpin Pasiops Kapten Czi Rahadian Firmansyah, dengan mengerahkan alat berat berupa satu unit Grader untuk membersihkan rumput dan meratakan tanah serta satu unit Becho Loader untuk mengangkat rumput dan tanah ke dalam Dump Truck.

Tugas-tugas tambahan lain seperti perbaikan jalan di dalam area Camp Dungu, pembuatan lapangan olahraga masyarakat Dungu Town, perbaikan penjara dan tugas-tugas insidentil di Republik Demokratik Kongo sekitar wilayah Dungu, hampir setiap saat dipercayakan kepada prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-I oleh Monusco melalui Divisi Timur Brigade Ituri.

TNI Kenalkan Budaya Indonesia ke Anak-anak Lebanon


PRAJURIT TNI yang tergabung dalam Satgas Yonmek Kontingen Garuda XXIII-E/UNIFIL atau Indonesian Battalion (Indobatt) memperkenalkan budaya asli Indonesia kepada anak-anak Lebanon di Kleya Public School, Marjayoun, Lebanon Selatan, Selasa (9/8).

Acara yang diprakarsai oleh CIMIC Indobatt dibawah pimpinan Kasi CIMIC Mayor Arh Sukma Yudha itu dikemas dalam “Summer Camp 2011” yang dihadiri lebih dari 300 anak-anak usia sekolah.

Dalam kesempatan itu para prajurit TNI memperkenalkan berbagai kebudayaan asli Indonesia, diawali dengan tampilnya Srikandi Indobatt (Wanita TNI) dengan membawakan Tari Srikandi, kemudian disusul dengan Tari Sisingaan dan Reog Ponorogo.

Selain itu juga digelar berbagai perlombaan, diantaranya, balap kelereng, balap Bakiak dan lomba memasukkan pensil dalam botol.

Penampilan yang cukup menyedot perhatian anak-anak adalah Tari Sisingaan yang dibawakan oleh prajurit Kompi Bravo Indobatt, mereka antri untuk bisa naik di atas Singa yang dipanggul oleh penari.

Selesai di halaman sekolah, acara dilanjutkan di dalam gedung, diawali dengan tampilnya prajurit TNI dengan mempersembahkan Rampak Gendang, kemudian dirangkai dengan sebuah lagu Lebanon yang dinyanyikan oleh Tatiana (11 th), diiringi dengan alat musik angklung dan permainan sulap.

Pada kesempatan itu, Mayor Sus Harianto juga memperkenalkan Indonesia kepada anak-anak yang hadir, dimulai dengan bendera Merah Putih, lambang Negara Indonesia, Presiden Indonesia, Kepulauan Indonesia dengan berbagai macam adat dan budayanya serta diakhiri dengan pemutaran film tentang Indonesia.

POM TNI Kawal Kendaraan Water Tank Spanyol

 
Komandan Satgas POM TNI Kontingen Garuda Sector East Military Police Unit (SEMPU) XXV-D/UNIFIL, Letkol Cpm Ida Bagus Rahwan Diputra, S.H., meninjau pelaksanaan pengawalan kendaraan Water Tank Kontingen Spanyol yang dilakukan oleh anggota Satgas POM TNI, di Bravo 82 - Lebanon Selatan, Minggu (4/3/2012).

Kegiatan yang langsung di pantau oleh Komandan Satgas POM TNI ini merupakan yang pertama kali dilakukan oleh Sector East Military Police Unit (SEMPU), semenjak penugasan di Lebanon yang telah berjalan  hampir 4 bulan.
 
Kejadian ini merupakan kegiatan yang kerap terjadi apabila Lebanon tengah mengalami hujan yang cukup deras, dimana air hujan yang mengalir dari Israel menuju Lebanon akan mengalir ke sebuah tanggul yang memang dibuat untuk menampung air dari Israel, tepatnya di daerah Bravo-82. Apabila tanggul itu penuh, harus dilakukan penyedotan untuk dibuang lagi di daerah perbatasan antara Israel dan Lebanon, tepatnya di Bravo-90. Konon ceritanya, orang Lebanon tidak mau menerima air yang berasal dari Israel tersebut dan menganggap air itu adalah air haram bagi warga Lebanon, sehingga UNIFIL melaksanakan penyedotan untuk selanjutnya dibuang kembali ke Israel.
 
Menurut Komandan Satgas Letkol Cpm Ida Bagus, kami merasa sangat bangga dimana dalam cuaca yang cukup dingin dan sebelumnya turun salju di daerah tersebut,  prajuritnya masih dengan semangat mengatur lalu lintas yang cukup ramai, mengingat jalur ini merupakan jalur Panorama yang sering dikunjungi para wisatawan manca negara maupun lokal. Disamping itu, dalam melaksanakan tugas di lapangan harus tetap waspada, perhatikan faktor keamanan material maupun personel, sehingga tidak terjadi sesuatu hal yang tidak kita inginkan dan kegiatan ini akan berlanjut selama musim hujan masih berlangsung serta permintaan dari pimpinan atas.

Beri Dukungan Moril, Komandan Indobatt 'Jenguk' Pasukan RI di Perbatasan Israel

Komandan Satuan Tugas Batalyon Mekanis Konga XXIII-F/UNIFIL (Indobatt) Letkol Inf Suharto Sudarsono meninjau kesiapsiagaan pos-pos perbatasan antara Negara Lebanon dengan Israel yang dijaga oleh prajurit TNI /Indobatt selama 24 jam pada Jumat (24/2) waktu setempat.
Suharto dalam keterangan persnya menyatakan tujuan peninjauan ke pos-pos perbatasan selain mengecek kesiapsiagaan prajurit secara langsung di lapangan juga memberikan dorongan moril dalam melaksanakan tugasnya.



Sebagai Komandan Indobatt, pihaknya harus turun dengan mengunjungi para prajurit yang bertugas di lapangan dan diharapkan dapat memberi dorongan moril dan semangat dalam melaksanakan? tugasnya, ujarnya.
Menurut dia, bila ada kendala-kendala yang dihadapi di lapangan, akan segera diketahui dan dicarikan solusi pemecahannya, sehingga tugas yang dilaksanakan dapat berjalan dengan baik.
Kegiatan diawali dengan meninjau Observation Post (OP) Mata Kompi Delta, OP-16 dan OP-37 yang merupakan area Kompi Eagle yang berada disekitar garis pembatas (Blue Line) antar kedua negara Lebanon dengan Israel.

Sebelum kembali ke Markas, Komandan Indobatt meninjau Pos XC-5 dan M3 Point yang merupakan area tanggung jawab Kompi Chetah, Pos M3 Point lokasinya berdekatan dengan Pos LAF dan sungai Litani River yang rawan terhadap penyelundupan senjata.
Pelaksanaan peninjauan dilaksanakan dengan menggunakan tiga buah kendaraan tempur (Ranpur) jenis Anoa 6x6 produksi Indonesia, jenis VAB Komando dan jenis BTR 80 A.
Turut serta mendampingi Komandan Indobatt dalam kunjungannya ke pos-pos perbatasan, Perwira Polisi Militer Mayor Cpm Tatit Rosadi, Kasiops Satgas Kapten Inf Resa dan Perwira Pekas Satgas Kapten Cku Riko.

Cuaca Ekstrim Prajurit POM TNI di Lebanon Peringati HUT POMAL ke-66

Sector East Military Police Unit (SEMPU), berlokasi di UN Posn 7-3, pada ketinggian 530 meter di atas permukaan laut, dengan suhu yang mencapai minus 7 derajat celcius, Satgas POM TNI Kontingen Garuda XXV-D/UNIFIL (United Nation Interim Force In Lebanon), dengan Komandan Letnan Kolonel Cpm Ida Bagus Rahwan Diputra, S.H., melaksanakan upacara memperingati HUT POMAL ke-66, di Gajah Mada Base, Marjayoun Lebanon Selatan, Senin (20/2).

Wakil Komandan Satgas POM TNI Konga XXV-D/UNIFIL, Mayor Laut (PM) Wahyu Dwi Sulistyo, S.T., bertindak sebagai Inspektur Upacara dengan Komandan Upacara Kapten laut (PM) Rus Indarto dan diikuti seluruh anggota satgas POM TNI . Upacara diawali dengan laporan Perwira Upacara Lettu Laut (PM) Anantyo Prahasto, S.H, penghormatan pasukan, laporan Komandan upacara kepada Irup, penaikan bendera merah putih, pembacaan UDD 1945, pengucapan Sapta Marga dan Sambutan oleh Inspektur Upacara dan diakhiri dengan doa.

HUT POMAL ke 66 di Lebanon 1
HUT POMAL ke 66 di Lebanon 2

Dalam sambutan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Soeparno, pada HUT POMAL ke-66 yang dibacakan Inspektur Upacara Mayor laut (PM) Wahyu Dwi Sulistyo antara lain mengatakan, sebagai penegak hukum dan tata tertib, prajurit POMAL diharapkan dapat terus menunjukkan eksistensinya dan mampu melaksanakan fungsinya sesuai dengan hukum, undang-undang dan peraturan yang berlaku. Untuk itu dibutuhkan Prajurit POMAL yang berdedikasi, memiliki kredibilitas serta profesional.

HUT POMAL ke 66 di Lebanon 3
HUT POMAL ke 66 di Lebanon 4
HUT POMAL ke 66 di Lebanon 5

Sementara itu, Wadan Satgas POM TNI Mayor Laut (PM) Wahyu Dwi Sulistyo, S.T., usai pimpin Upacara HUT POMAL ke-66 dengan tema “Dengan Semangat Wijna Wira Widhayaka, kita tingkatkan Profesionalisme dalam menegakkan hukum dan Disiplin guna mendukung tugas pokok Angkatan Laut”, menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh personel yang sekarang tergabung dalam Satgas POM TNI atas kebersamaan dan kekompakan diantara POM TNI dalam melaksanakan upacara HUT POMAL ke-66, walaupun dibawah cuaca yang sangat ekstrim dan memerlukan kekuatan mental dan fisik dalam pelaksanaannya sehingga upacara dapat berjalan dengan lancar dan tertib.

HUT POMAL ke 66 di Lebanon 6

Pada kesempatan upacara ini Komandan Satgas POM TNI Letnan Kolonel Ida Bagus Rahwan Diputra, S.H., berhalangan untuk memimpin upacara karena bersamaan kegiatan lain yang tidak bisa ditinggalkan. Namun pada HUT POMAL ke-66, Komandan beserta staf dan seluruh jajaran Satgas POM TNI yang sedang bertugas di Lebanon menyampaikan ucapan DIRGAHAYU KE-66 POLISI MILITER ANGKATAN LAUT, dengan harapan prajurit-prajurit POM TNI AL, TNI AD dan TNI AU yang tergabung Satgas POM TNI dalam mengemban misi sebagai International Military Police di UNIFIL dapat melaksanakan tugas dengan senantiasa bersikap waspada sekaligus antisipatif, senantiasa siap operasional dalam rangka menciptakan perdamaian di Lebanon. No : SP-25/II/2012/Konga XXV-D/UNIFIL

Dan SECEAST UNIFIL minta POM TNI pantau jalur Panorama Lebanon

Komandan Sektor Timur UNIFIL (United Nation Interim Force In Lebanon) Brigadir Jenderal Julio Herrero Isla, meminta kepada Satgas POM TNI untuk memantau laju kendaraan UNIFIL yang melintas TP-37 atau sering disebut Panorama yang bersebelahan dengan Blue Line atau perbatasan antara Lebanon dengan Israel, disinyalir kendaraan UNIFIL yang melintas pada jalur tesebut cenderung dengan kecepatan tinggi.

Hal tersebut disampaikan oleh Komandan Sektor Timur UNIFIL melalui COS (Chief Of Staff) yang disampaikan via lotus kepada Komandan Satgas POM TNI Kontingen Garuda XXV-D/UNIFIL, Letnan Kolonel Cpm Ida Bagus Rahwan Diputra, S.H., di Markas Sector East Military Police Unit, UN Posn 7-3, Lebanon Selatan, Kamis (16/2). 

Satuan Tugas POM TNI Kontingen Garuda Sector East Military Police Unit (SEMPU) XXV-D/UNIFIL, selalu siap untuk melaksanakan tugas selama 24 jam. Setelah menerima perintah dari Komandan Sektor Timur UNIFIL, Brigadir Jenderal Julio Herrero Isla, Komandan satgas POM TNI langsung memerintahkan Pasi Ops Kapten Cpm Sutrisno dan Bravo team yang dipimpin Sersan Mayor Mulyadi dengan anggota Sersan Kepala Budi Santoso, Sersan Kepala Mikson Riadi dan Pratu Feri Budianto Saragih untuk langsung meluncur dan memantau situasi di jalur Panorama yang satu jalur dengan Fatimah Gate.

POM TNI pantau Panorama Lebanon
POM TNI pantau Panorama Lebanon

Setelah tiba dilokasi dan melaksanakan pemantauan pada jalur TP-37 yang terkenal dengan sebutan Panorama, yang juga dijaga oleh Prajurit-prajurit TNI yang berasal dari Satuan Indobatt (Indonesia Battalion) yang bermarkas di Adshit Al Qusayr UN Posn 7-1 tersebut, memang kendaraan yang melintas pada jalur ini rata-rata dengan kecepatan tinggi baik pengendara sipil setempat maupun personel UNIFIL. Pada jalur yang pemandangannya cukup indah dengan bisa memandang bukit-bukit Israel dengan jelas dan jalan beraspal serta bebas hambatan, sehingga cenderung menggunakan kendaraan dengan kecepatan yang tinggi.

POM TNI pantau Panorama Lebanon

Komandan Satgas Letnan Kolonel Cpm Ida Bagus Rahwan Diputra, S.H., setelah menerima laporan dari Pasiops mengatakan, memang kita sebagai International Military Police (IMP) berkewajiban untuk memantau jalan yang sering digunakan/dilalui oleh pasukan UNIFIL sebagai penjaga perdamaian di Lebanon. Berkaitan dengan situasi pengguna jalan khususnya pasukan UNIFIL yang melintas di jalan TP-37 / Panorama, kedepan perlu dilaksanakan Check point pada jalur tersebut. Dengan adanya pemantauan dan pemeriksaan atau check point oleh prajurit-prajurit POM TNI diharapkan para pengemudi atau pengendara UNIFIL dapat lebih berhati-hati. Dengan demikian kata Komandan lebih lanjut, kecelakaan lalu lintas dapat ditekan seminimal mungkin sesuai dengan yang diharapkan Force Commander UNIFIL Major General Paolo Serra selama ini. Nomor : SP/071/II/2012

TNI Bangun Sarana Olahraga Masyarakat Dungu - Kongo

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Zeni TNI Kontingen Garuda XXI/MONUSCO (Mission de I’Organisation de republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo) tengah membangun sarana olahraga berupa lapangan Bola Basket dan Volly bagi masyarakat Dungu-Republik Demokratik Kongo. Pembangunan sarana olahraga tersebut, telah mulai dikerjakan pada hari Kamis (16/2/2012). 

Seperti yang disampaikan oleh Dansatgas Konga XX-I/MONUSCO Letnan Kolonel Czi Sapto Widhi Nugroho kepada Perwira Penerangannya Lettu Cku Sulikan, bahwa dalam pengerjaan lapangan Bola Basket dan Volly, Satgas Zeni TNI mengerahkan alat-alat berat seperti Becho Loader, Exavator, Dump Truck, Greder dan Vibro Roller. Direncanakan, akan selesai pada hari Minggu 19 Februari 2012.

Sarana Olahraga Masyarakat Dungu Kongo
Dengan dibangunnya sarana olahraga oleh prajurit TNI Kontingen Garuda dalam mengemban misi MONUSCO, diharapkan masyarakat Dungu dapat lebih mengenal olahraga yang cukup terkenal di negeri Paman Sam ini serta tidak menutup kemungkinan suatu saat nanti ada atlet basket maupun volly dari negara Kongo dapat berprestasi dan berlaga di tingkat dunia.

Sarana olahraga yang tengah dibangun oleh Kontingen Garuda berukuran 200 × 400 m dengan menggunakan Limonite yang ada Kongo yaitu tanah merah yang apabila sudah dipadatkan dengan menggunakan alat berat, Limonite tersebut bisa menjadi keras dan kuat seperti aspal dan semen. 

Sarana Olahraga Masyarakat Dungu Kongo
Sarana Olahraga Masyarakat Dungu Kongo
Sarana Olahraga Masyarakat Dungu Kongo
Sarana Olahraga Masyarakat Dungu Kongo
Sarana Olahraga Masyarakat Dungu Kongo
Sementara itu, tokoh masyarakat Dungu Pastur Ernest mengucapkan banyak terima kasih atas bantuan Kontingen Garuda dan berharap masyarakat Dungu dapat menggunakan serta memelihara sarana olahraga tersebut dengan sebaik-baiknya. Nomor : SP-15/II/2012/Konga XX-I

Pembuatan Jalan di Grand Saline Haiti

Prajurit TNI yang tergabung dalam Satgas Kizi TNI Kontingen Garuda XXXII-A/MINUSTAH (Mission des Nations Unies pour la Stabilisation en Haïti) Haiti, beberapa waktu lalu melaksanakan pekerjaan pembuatan jalan di Grand Saline, gonaives, Haiti. 

Sebelum pembuatan jalan, dilaksanakan survey satu tim ukur tanah dari Peleton Zikon kontingen Indonesia, Serka Aceng dibantu tiga anggota lainnya untuk mengetahui beda tinggi dengan jarak dan lefeling tanah dalam merencanakan konstruksi jalan yang akan dibangun. 

Jembatan Grand Saline Sp-29-pic3
Jembatan Grand Saline
Dalam pekerjaan pembuatan jalan ini peleton Alber mengerahkan alat-alat berat mereka untuk menyelesaikan pekerjaan tersebut. Komandan Peleton Lettu Czi Shobirin Setio Utomo beserta para anggotanya melaksanakan pekerjaan jalan dengan mengambil bahan timbunan pasir dan batu, kurang lebih 20 km dari tempat kerja di Grand Saline melewati jalur-jalur padat penduduk.

Jembatan Grand Saline Sp-29-pic4
Jembatan Grand Saline Sp-29-pic5
Jembatan Grand Saline Sp-29-pic6
Pekerjaaan pembuatan jalan merupakan suatu tugas Kontingen Zeni Indonesia, Dalam kegiatan ini masyarakat setempat juga turut membantu pekerjaan tersebut dan sehingga terlihat terjalin hubungan yang baik antara Indonesia dengan masyarakat Grand Saline umumnya ditempat kerja.

ABK KRI SIM 367 terima Medali Penghargaan United Nations

Setelah melaksanakan penugasan selama 4 (empat) bulan lebih sebagai Pasukan pemelihara perdamaian (Peacekeeping) di bawah komando MTF UNIFIL seluruh prajurit Satgas Maritim TNI Konga XXVIII-C/UNIFIL mendapatkan penganugerahan penghargaan United Nations (UN) Medal yang disematkan langsung oleh MTF Commander RADM Luiz Henrique Caroli kepada Komandan KRI SIM 367 Letkol Laut (P) Agus Hariadi selaku Dansatgas Maritim TNI Konga XXVIII-C/UNIFIL sebagai perwakilan dan pada kesempatan yang sama juga diberikan kepada Chief of Staff MTF Kolonel Laut (P) Bambang Irwanto.

United Nations Medal Parade merupakan upacara penganugerahan medali dari Dewan keamanan PBB kepada para Peacekeeper yang memenuhi syarat penugasan peacekeeping dan berkontribusi dalam tugas penegakan dan pemeliharaan perdamaian sesuai dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB nomor 1701

UN Medal for Satgas MTF 28C UNIFIL
Dalam amanatnya RADM Luiz Henrique Caroli menyampaikan apresiasi dan perhargaan yang tinggi atas partisipasi ABK KRI SIM 367 dalam upaya memelihara perdamaian di Lebanon. Sejak bergabung dengan UNIFIL MTF tanggal 1 Oktober 2011. KRI SIM 367 secara aktif memberikan kontribusi positif mulai dari pelaksanaan MIO, patroli rutin, latihan bersama dengan LAF Navy maupun dengan unsur-unsur MTF lainnya di AMO

UN Medal for Satgas MTF 28C UNIFIL
UN Medal for Satgas MTF 28C UNIFIL
Pada akhir sambutannya MTF Commander mengharapkan kepada Pemerintah Indonesia secara kontinyu melalui Angkatan Laut Indonesia untuk selalu berpatisipasi pada misi perdamaian guna menjaga stabilitas keamanan di Lebanon.

Berikut kutipan amanat MTF Commander: “…I wish to thank the Goverment of Indonesia for assigning KRI SULTAN ISKANDAR MUDA to UNIFIL. MTF is looking forward to continuing working with Indonesian Navy to help keeping the peace and stability in Lebanon.”

UN Medal for Satgas MTF 28C UNIFIL
Acara tersebut juga dihadiri oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI H.E Dimas Samodra Roem, Komandan Satgas FHQSU, Wadan Sector East, Komandan SEMPU, Staff Officer dari UNIFIL MTF dan segenap undangan dari kalangan pejabat UNIFIL maupun masyarakat setempat.

Unsur Pimpinan Kontingan Garuda Sektor Timur UNIFIL Kunjungi Jenderal LAF

Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang berada di bawah Sektor Timur (Seceast) UNIFIL melaksanakan kunjungan ke Markas Bigade 9 LAF, rombongan dibawah pimpinan Kolonel Inf Marzuki Wadan Sektor Timur UNIFIL diterima oleh Komandan Brigade 9 LAF Brigadir Jenderal Amin Abu Mujahidi di Markasnya wilayah Marjayoun, Lebanon Selatan, Kamis (03/02). 

Kunjungan ini dalam rangka silaturahmi dan menjalin hubungan baik dengan LAF dalam rangka mendukung tugas-tugas misi perdamaian di wilayah Lebanon Selatan.

Konga kunjungi LAF 100_838
Unsur pimpinan Kontingen Garuda yang turut dalam kunjungan ini yaitu Komandan Sector East Military Police Unit (SEMPU) Letkol Cpm Ida Bagus R. Dipura, mewakili Dansatgas Wakil Komandan Satgas Konga XXIII-F/UNIFIL (Indobatt) Letkol Mar Pardosi.

Pada kesempatan ini Komandan LAF mengucapkan terimakasih atas kunjungan dari Kontingen Indonesia dan akan membantu sepenuhnya apapun kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan dalam menciptakan rasa aman dan nyaman masyarakat Lebanon selatan.

Konga kunjungi LAF 100_843
Konga kunjungi LAF 100_848
Untuk mempermudah koordinasi setiap kegiatan yang berhubungan dengan keterlibatan LAF dengan UNIFIL telah ditunjuk Kolonel Ali sebagai penghubung LAF, kegiatan kunjungan diakhiri dengan penyerahan plakat kenangan dari para Komandan kepada Danbrig 9 LAF dan foto bersama. No : SP-42/II/Pen Satgas Konga XXIII-F/UNIFIL

Konga Polisi Militer Siap Tugas di Lebanon

Satuan tugas (Satgas) Sempu TNI Konga XXV-D siap melaksanakan tugas Kepolisian Militer dalam misi Unifil di AOR (Area Of Responsibility) Sektor Timur Lebanon. 

Konga Siap Tugas Polisi Militer di LebanonDemikian dikatakan Komandan Satgas (Dansatgas) Sektor East Military Police Unit (SEMPU) TNI Konga XXV-D/Unifil, Letkol Cpm Ida Bagus Rahwan Diputra, S.H., ketika mendampingi Komandan Kontingen Garuda Kolonel Adm Darmawan Bambang Sudiono saat menerima kunjungan kehormatan Delegasi MPR RI Lukman Hakim Saifudin dan rombongan serta Dubes RI yang berkuasa penuh di Lebanon Drs Dimas Somdra MBA, di Markas Batalyon Mekanis, Adshit Al Qusayr, UN Posn 7-1, Lebanon Selatan.
Lebih lanjut Dansatgas mengatakan, selain melaksanakan tugas Kepolisian Militer, juga mempunyai tugas operasional yang setiap hari dilaksanakan antara lain : MP Check Point, NB Check Point, Speed Check, Traffic Control, Spesial Investigation, Traffic Accident Investigation, MP Patrol dengan kendaraan, Lugage Check dan Escort atau Pengawalan.

Kunjungan kehormatan rombongan delegasi MPR dan Dubes RI untuk Lebanon ke Kontingen Garuda TNI, diterima dengan jajar kehormatan. Selanjutnya foto bersama dan paparan singkat yang disampaikan oleh Komandan Kontingen Garuda serta Komandan Satgas Kontingen Garuda Unifil tentang tugas-tugas yang dilaksanakan dan kendala-kendala yang dihadapi di lapangan dan dilanjutkan dengan diskusi.
Sementara itu, Ketua Delegasi MPR RI yang dipimpin Bapak Lukman Hakim Saifudin antara lain mengatakan, tugas ini tidak semata-mata menjalankan konstitusi yang telah diamanatkan. Kepada segenap prajurit TNI yang bertugas di Lebanon, agar dapat memberikan sesuatu yang bermakna sehingga bisa dirasakan oleh masyarakat setempat.

Ikut serta dalam rombongan yang dipimpin Bapak Lukman Hakim Saifudin antara lain : Bapak Ahmad Farhan Hamid (Wakil Ketua MPR RI), Bapak Agus Hermanto (Ketua Fraksi Partai Demokrat), Bapak Muhamad Lukman Edy (Ketua Fraksi PKB), Bapak Ibrahim Sakti Batubara (Ketua Fraksi PAN), Perwakilan Tetap RI New York Laksma TNI A. Budihardja Raden dan Athan Indonesia untuk Caero Kolonel R. Teguh Isgunanto

Dalam kesempatan tersebut Dansatgas Sempu TNI Konga XXV-D/Unifil Letkol Cpm Ida Bagus Rahwan Diputra, S.H., menyerahkan cindera mata kepada Wakil Ketua MPR RI Bapak Ahmad Farhan Hamid.
(Pos Kota)

Kamp Indonesia Garuda XXXII-A mulai dibangun di Haiti

Sebanyak 51 prajurit TNI dari 167 personel yang tergabung dalam Satgas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XXXII-A, mulai bergeser dari Port-au-Prince ke wilayah Govaines, Haiti. Misi sesuai perintah pelaksanaan (task order) dari Pasukan PBB adalah membangun Kamp Indonesia sebagai markas pasukan TNI.


TNI mengirimkan kontingen multi korps dalam format Satuan Tugas Kompi Zeni TNI Garuda XXXII-A ke Haiti, Karibia Tengah, yang tergabung dalam Misi Minustah PBB (Mission des Nations Unies pour la Stabilisation en Haïti). Haiti, sebagaimana beberapa negara lain di Karibia Tengah, memakai bahasa Perancis sebagai bahasa pengantar dan resmi mereka.


Sudah sejak lama negara kepulauan yang memiliki anugerah keindahan dan potensi maritim ini dilanda bencana alam akibat topan dan badai. Lebih buruk lagi, kepemimpinan nasional negara itu sering bermasalah dan mengurangi kemampuan mereka mengatasi masalah-masalah dalam negerinya.

Wilayah
Gonaives merupakan daerah yang akan menjadi kamp inti dari Kontingen Garuda XXXII-A/Minustah. Daerah ini lebih kurang berjarak 180 km (sekitar tiga jam perjalanan darat) dari Port-au-Prince.
Menurut Winarno, rombongan gelombang pertama ini direncanakan sebagai tim yang akan bertugas untuk membangun Kamp Indonesia. Ini dilakukan karena seluruh unsur fisik Kamp Indonesia harus dikerjakan sendiri oleh kontingen Indonesi. Hal ini merupakan perintah pelaksanaan pertama Indonesia dari Minustah yang harus diselesaikan sesuai jadwal yang telah direncanakan.

“Kami optimis
mampu mengerjakan the first TO ini dan akan selesai lebih awal dari batas waktu yang telah dijadwalkan. Pasukan Garuda TNI bekerja sekuat tenaga," kata Komandan Satuan Tugas, Letnan Kolonel Corps Zeni Winarno.

Untuk meninjau wilayah Govaines itu, 31 orang personel Kontingen Indonesia sudah mendahului, yang dipimpin Mayor Corps Zeni
Harry Praptomo. Dia adalah perwira penghubung dalam misi Kontingen Garuga XXXII-A/Minustah.

Material pembangunan barak-barak dan homebase berupa modul corimek yang diset seefektif dan sepraktis mungkin. Material semuanya dibawa dari Port-au-Prince. Modul corimek ini merupakan bangunan praktis langsung pasang berbahan besi, aluminium dan plastik yang praktis. Hal ini harus dipercepat karena pendeknya jadwal waktu yang ada, sehingga pekerjaan harus efektif, praktis dan rapi serta berjalan sesuai rencana”, kata Winarno.

"
Perencanaan berikutnya, gelombang kedua dan seterusnya akan menyusul ke Gonaives secara urut setiap minggu, sehingga pada gelombang terakhir jumlah personel lengkap 167 berkumpul di Gonaives dan Kamp  Indonesia sudah 100 persen siap ditempati," katanya.

Indobatt Sapu Bersih Hasil Lomba Tembak UNIFIL

Nama baik Bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia di mata dunia internasional merupakan pertaruhan kehormatan yang selalu dikedepankan oleh Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-D/UNIFIL (Indobatt) dalam setiap kejuaraan yang diselenggarakan di jajaran UNIFIL (United Nations Interim Forces in Lebanon).  Hal inilah yang menjadi dorongan semangat bagi prajurit Indobatt  dalam mengikuti lomba tembak pistol dan senapan yang diselenggarakan oleh Sector East UNIFIL, komando atas langsung Indobatt selama bertugas di wilayah Lebanon Selatan.

Perlombaan yang berlangsung pada hari Sabtu dan Minggu (6 s.d 7 Maret 2010), berlangsung di lapangan tembak senjata ringan UNIFIL, Ebel Es Saqi, dengan koordinator lapangan Captain Rivera (Spanyol), salah satu perwira staf Sektor Timur UNIFIL dan diikuti oleh enam tim yang berasal dari Batalyon India, Batalyon Indonesia, Kontingen Malaysia Sektor Timur, Batalyon Spanyol, Satgas Polisi Militer Konga XXV-B/UNIFIL serta Angkatan Bersenjata Lebanon.

Masing-masing tim terdiri dari enam orang  petembak, baik untuk materi lomba tembak pistol maupun senapan. Bagi Indobatt, susunan tim tembak pistol meliputi Komandan Indobatt Letkol Inf Andi Perdana Kahar, Lettu Inf Tri Wiratno, Serma Achmad Jaya, Serka Sutarto, Pratu Sugiono dan Pratu Runusman. Sementara itu, untuk tim tembak senapan terdiri dari Sertu Poltak Siahaan, Serda Sungkono, Kopda M. Mansur, Kopda Woli Hamsan, Praka Trisnarmanto dan Praka Napolion Tri.

Lomba tembak pistol yang dilaksanakan pada hari Sabtu, berlangsung selama hampir tiga jam dengan menggunakan senjata standar masing-masing negara serta bermaterikan tembak tepat dan tembak cepat. Demikian halnya dengan lomba tembak senapan yang berlangsung pada keesokan harinya, menggunakan dua materi yang sama yakni tembak tepat dan tembak cepat.

Setelah pelaksanaan lomba tembak kedua jenis senjata ringan tersebut, maka Indobatt mendapatkan hasil yang sangat memuaskan dimana seluruh kejuaraan yang dilombakan disapu bersih secara sempurna oleh para petembak Garuda. Untuk lomba tembak pistol perorangan, Juara 1, 2 dan 3 masing-masing direbut oleh Pratu Sugiono, Lettu Inf Tri Wiratno dan Letkol Inf Andi Perdana Kahar.   

Sementara untuk materi beregu pistol, Indobatt meraih juara 1 dan menyisakan Satgas Polisi Militer Konga XXV-B/UNIFIL di tempat kedua dan Batalyon India di tempat ketiga. Untuk materi lomba tembak senapan perorangan, Indobatt berhasil menempatkan Praka Trisnarmanto sebagai juara 1, serta Sertu Poltak Siahaan dan Serda Sungkono masing-masing pada tempat kedua dan ketiga. Sedangkan materi lomba tembak senapan beregu, Indobatt sukses menempatkan dirinya di tempat pertama, dan Batalyon India di tempat kedua serta Kontingen Malaysia di tempat ketiga.

Melalui keberhasilan yang sangat membanggakan ini, Satgas Batalyon Mekanis Konga XXIII-D/UNIFIL (Indobatt) telah menorehkan tinta emas nama baik Bangsa Indonesia di mata komuniti internasional sebagai suatu bangsa dan negara yang patut diperhitungkan kualitasnya.

Indobatt dan Spanyol Latihan Jihandak di Lebanon

Indobatt dan Spanyol Latihan Jihandak di Lebanon
ADSHIT AL QUSAYR (Pos Kota) – Untuk saling berbagi pengetahuan/informasi tentang material dan alat perlengkapan khusus yang dimiliki oleh masing-masing batalyon, sehingga dapat memberikan gambaran yang jelas dalam melaksanakan tugas di lapangan sesuai dengan ketentuan yang tertuang dalam MoU UNIFIL, Satgas Konga XXIII-E/UNIFIL atau Indobatt menggelar latihan bersama penjinakan bahan peledak (Jihandak) dengan Batalyon Spanyol (Spanbatt) yang bertitel “joint training Explosive Ordnance Device (EOD)” di Kompi Bantuan UN POSN 7-1, Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan.

Dalam MoU UNIFIL, Tim EOD Spanbatt memiliki tugas pokok menangani kegiatan yang berkaitan dengan penjinakan bahan peledak yang mencakup seluruh area Sektor Timur UNIFIL, sementara Tim EOD Indobatt melaksanakan tugas secara terbatas di sekitar area compound sendiri. Kegiatan ini dimediasi oleh perwakilan EODCC Sektor Timur UNIFIL, Mayor Mar Bambang Dillianto. Tim EOD Spanbatt berjumlah 7 orang dipimpin oleh Capt Marcos, sedangkan Indobatt diikuti oleh 20 prajurit dibawah pimpinan Lettu Mar Aristoyuda.

Rangkaian latihan diawali dengan presentasi singkat dari masing-masing Tim EOD tentang pengetahuan UXO (Unexploded Ordnance), EOD (Explosive Ordnance Device), IED (Improvised Explosive Device), EDD (Explosive Detection Dog) serta saling tukar informasi mengenai perbandingan tugas yang dilakukan oleh kedua Tim EOD, baik dari Spanbatt maupun Indobatt.
 



Latihan dilanjutkan dengan demonstrasi beberapa jenis perlengkapan khusus EOD milik Spanbatt, seperti alat pendeteksi metal, narkoba dan IED. Pada kesempatan itu juga diperagakan kemampuan robot EOD serta atraksi kelihaian dari dua ekor anjing pelacak dalam mencari dan menemukan sejenis handak dan narkoba yang dikondisikan dalam keadaan tersembunyi di suatu tempat.
Dari keseluruhan pelaksanaan latihan bersama ini diharapkan dapat terjalin kerjasama yang baik diantara kedua Tim EOD dalam mendukung kelancaran pelaksanaan tugas di lapangan.

Tari Tobe dan Pencak Silat Indobatt Hibur Anak-Anak Lebanon

PRAKARSA ini juga didukung oleh kontingen dari negara lain di jajaran Sektor Timur maupun Sektor Barat Unifil, yaitu Perancis, Italia, Korea, Denmark, India, Nepal, Brunei dan Malaysia. Dalam rapat persiapan yang dilaksanakan seminggu sebelum acara digelar, disepakati bagi setiap kontingen untuk menampilkan kebudayaannya masing-masing.

Acara berdurasi 5 jam (dimulai pukul 10.00 hingga 15.00 waktu setempat), dimaksudkan untuk memperkenalkan kebudayaan negara-negara yang telah mengirimkan pasukan perdamaian di wilayah Lebanon serta menghibur anak-anak  maupun masyarakat di sekitar AOR (Area Of Responsibility).

Indobatt sebagai perwakilan Negara Indonesia menampilkan Tari Tobe atau tari perang yang berasal dari suku Asmat dan pencak silat. Setelah acara dibuka secara resmi oleh President of Alfa Association Mr. Albert, Indobatt mendapatkan kesempatan pertama untuk menampilkan keseniannya.

Tari Tobe tampil pada kesempatan pertama lengkap dengan busana Suku Asmat dan diiringi dengan alat musik Tifa khas dari Papua. Suara gemuruh tepuk tangan dari sekitar dua ribu pengunjung yang terdiri dari anak-anak dan masyarakat dewasapun terdengar gegap gempita menyambut penampilan tarian asli kebudayaan Indonesia tersebut. Suasanapun makin meriah ketika sesekali prajurit Indobatt yang memerankan tarian tersebut mendekat ke arah penonton.

Saking tertariknya masyarakat Lebanon dengan Tari Tobe yang ditampilkan, salah satu anak yang duduk paling depan bernama Ali meminta didandani mirip penari aslinya. Belum selesai rasa kagum mereka, pada sesi kedua Indobatt kembali memukau pengunjung dengan tampilan pencak silatnya. Suara riuh rendah dan gemuruh tepuk tanganpun makin terdengar meriah di stadion sekolah teknik yang baru selesai dibangun itu.

Hadir pada acara tersebut, Wakil Komandan Indobatt Letkol Mar Harnoko didampingi Kasi Cimic Mayor Arh Sukma Yudha, Danki Echo Mayor Inf Herlambang, Interpreter Mayor Sus Harianto, Papen Mayor Pasukan Banu Kusworo, Pa Project Kapten Kal Turadhi dan Pasi Cimic Lettu Kes dr. Bayu Rizallinor. Sebelum acara selesai Wadan Indobatt, Letkol Mar Harnoko memberikan cinderamata kepada Director of Technical School Tibnin berupa plakat.

Sementara itu pada apel kembali dari kegiatan, Komandan Indobatt Letkol Hendy Antariksa mengucapkan terimakasih atas suksenya acara pagelaran kebudayaan tersebut. ”Terima kasih, kalian telah berhasil mempromosikan kebudayaan Indonesia untuk lebih dikenal di tingkat Internasional,’’ ujarnya.

Keceriaan anak-anak Lebanon bersama INDOBATT CIMIC SMART CAR

Usia anak-anak adalah masa yang terindah untuk bermain dan bergembira. Namun keceriaan seperti itu belum tentu bisa dirasakan oleh semua anak-anak di beberapa belahan dunia, seperti di wilayah Lebanon yang tengah mengalami konflik tak berkesudahan dengan Israel. Menanggapi permasalahan seperti ini, personel INDOBATT CIMIC (Civilian Military Coordination) mengoptimalkan fungsi Smart Car sebagai sarana kontak untuk membantu memulihkan keceriaan anak-anak Lebanon di sekitar Area Of Responsibility (AOR).
Kegiatan sosial Smart Car yang dilaksanakan oleh Seksi CIMIC INDOBATT di wilayah Huseiniah, Al-Qusayr, Lebanon Selatan Minggu, (17/7). itu berlangsung selama dua jam. Kegiatan tersebut berhasil menyedot perhatian puluhan anak-anak balita sampai dengan umur 11 tahun.

Pada kesempatan tersebut personel CIMIC yang merupakan gabungan dari Tim CIMIC Kompi Charlie pimpinan Danki Charlie, Kapten Mar Budi Wijani dan Tim CIMIC Markas Batalyon pimpinan Kasi CIMIC, Mayor Arh Sukma Yudha menggelar berbagai perlombaan, diantaranya, mewarnai, lomba memasukkan paku ke dalam botol, lomba kecepatan membawa sendok berisi kelereng yang diletakkan di mulut, lomba balap karung dan lomba joget berpasangan sambil menghimpit bola.

INDOBATT cares of Lebanese Children INDOBATT cares of Lebanese Children

INDOBATT cares of Lebanese Children

Para pemenang lomba permainan tersebut mendapatkan hadiah mainan berupa boneka, mobil-mobilan dan alat tulis untuk sekolah.“Keceriaan anak-anak Lebanon bersama Tim CIMIC INDOBATT sangat jelas tergambar di wajah-wajah mungil mereka”, demikian kesan yang disampaikan oleh Mukhtar (kepala pemerintahan) wilayah Huseiniah, Mr Sulaiman yang disampaikan kepada Kasi CIMIC, Mayor Arh Sukma Yudha.

Anak-anak Lebanon Selatan juga sangat mengenal bahwa Satgas Yonmek Kontingen Garuda XXIII-E/UNIFIL berasal dari negara Indonesia, hal ini terbukti dengan penampilan salah satu bocah Lebanon bernama Ali yang dengan lancar menyanyikan Lagu Indonesia Raya. Persembahan lagu ini dinyanyikannya sebagai tanda rasa terima kasih mereka atas pelaksanaan program Smart Car yang telah digelar di wilayah tersebut.

INDOBATT cares of Lebanese Children INDOBATT cares of Lebanese Children

Sementara itu, Komandan INDOBATT, Letkol Inf Hendy Antariksa didampingi Wadan Letkol Mar Harnoko memberikan keterangan pers kepada Papen, Mayor Pasukan Banu Kusworo, bahwa kegiatan sosial berupa Smart Car ini dimaksudkan sebagai sarana kontak dan jalinan komunikasi atas keberadaan INDOBATT di tengah-tengah masyarakat Lebanon Selatan. 

INDOBATT cares of Lebanese Children
INDOBATT cares of Lebanese Children

Selain itu, dengan digelarnya program Smart Car di wilayah AOR INDOBATT, diharapkan bisa menghibur masyarakat terutama anak-anak, sehingga bisa menghilangkan trauma dari konflik yang berkepanjangan. No: SP-109/VII/Pensatgas XXIII-E/UNIFIL

Wamenhan Kunjungi Indobatt di Lebanon

Dansatgas Konga XXIII-E/Unifil (Indobatt), Letkol Inf Hendy Antariksa menjelaskan, maksud dari kunjungan tersebut dalam rangka meninjau secara langsung kegiatan Prajurit TNI yang saat ini sedang menjalankan misi sebagai pasukan penjaga perdamaian di Lebanon.Selain itu juga melihat apakah terdapat kendala-kendala yang dihadapi selama pelaksanaan tugas di lapangan.

“Sebelum ke Markas Indobatt, Wamenhan melakukan courtessy call ke Markas Unifil dan bertemu dengan Unifil FC (Force Commander) Mayjen Alberto Asarta Cuevaz,” kata Hendy Antariksa dalam rilis yang dikirim ke politikindonesia.com, Jumat pagi (08/04).

Dalam kesempatan tersebut, jelas Hendy, Mayjen Alberto menyampaikan apresiasi kepada TNI atas prestasi yang ditunjukkan oleh Indobatt selama memasuki bulan kelima ini.

Wamenhan beserta Ibu Etty tiba pukul 12.35 waktu setempat bersama Pangkostrad Letjen TNI Pramono Edhie Wibowo beserta Ibu Kiki Gayatri Pramono Edhie Wibowo, Irjen Kemhan Laksdya TNI Gunadi, dan Dirjen Strahan Mayjen TNI Puguh Santoso serta Dirut PT Pindad Adik Avianto Soedarsono dengan. Rombonga datang dengan menggunakan Helikopter PBB jenis MI-8 bernomor registrasi UN 298.

Turut mendampingi Wamenhan, Duta Besar RI untuk Lebanon H.E Dimas Samodra Rum, Athan Cairo Kolonel Laut (P) R. Teguh Isgunarto beserta Ibu, Komandan Kontingen Indonesia Kolonel Pnb Yulianta, Wadan Sektor Timur Kolonel Laut (E) Joko Edi S dan Komandan Sempu Letkol Cpm Dwi Prasetyo.

Kedatangan Wamenhan beserta rombongan disambut langsung oleh Komandan Indobatt Letkol Inf Hendy Antariksa didampingi Wadan Letkol Mar Harnoko dan para perwira staf. Sesampainya di Markas Indobatt, Wamenhan disambut  jajaran kehormatan yang kemudian dilanjutkan dengan menerima paparan Komandan Indobatt tentang Area of Operation di ruang rapat Batalyon.

Usai menerima paparan, Wamenhan beserta rombongan menuju ke Lapangan Parade Soekarno untuk melihat kesiapan personil dan material yang dipergunakan oleh prajurit Indobatt dalam melaksanakan tugas. Material tersebut meliputi ranpur, ranri, ambulan, smart car, senjata, amonisi alkom, alat optik, alkes serta material pendukung lainnya. Wamenhan melakukan dialog dengan prajurit yang mengawakinya serta menyempatkan diri mencoba mengendarai smart car yang dipergunakan oleh staf Cimic Indobatt sebagai perpustakaan keliling.

Pada kesempatan itu Wamenhan memberikan beberapa arahan kepada para prajurit Indobatt dan menyampaikan salam penuh kebanggaan kepada seluruh prajurit Indobatt dari Bapak Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono, Menhan dan Panglima TNI.

Menurut Sjafrie, Indobatt adalah etalase dari Trimatra TNI yang bergabung menjadi satu untuk mengangkat harkat martabat RI. Indobatt sebagai tulang punggung pasukan penjaga perdamaian dunia yang dibebankan oleh Negara kepada TNI.

“Oleh karena itu, seluruh prajurit Indobatt wajib mempertahankan predikat positif yang telah diraih dan meningkatkan prestasi serta terus berkreasi,” kata Sjafrei.

Wamenhan juga memberikan kesempatan kepada Pangkostrad untuk memotivasi dan berdialog secara langsung dengan para prajurit. Pangkostrad berpesan kepada seluruh prajurit agar mampu beradaptasi dengan daerah operasi dan terus mengembangkan inovasi serta kreatifitas. “Apa yang kalian lakukan adalah kebanggaan kami semua di Indonesia”, kata Pangkostrad.

Kunjungan diakhiri dengan pemberian bingkisan dan foto bersama. Bingkisan pertama dari Wamenhan yang diberikan oleh Pangkostrad kepada Wadan Sektor Timur, Komandan Indobatt dan Komandan Sempu.

Bingkisan kedua  dari Ibu Presiden RI Ibu Ani Yudoyono berupa bantuan buku-buku untuk melengkapi smart car yang diberikan oleh Ibu Wamenhan kepada Komandan Indobatt. Bingkisan ketiga berupa batik dari Ibu Wamenhan yang diberikan kepada interpreter lokal Ms Amal. Bingkisan terakhir berupa bantuan mainan anak-anak sebagai sarana kontak staf Cimic dari Ibu Wamenhan yang diberikan kepada Kasi Cimic Mayor Arh Sukma Yudha.

KUNJUNGAN KOMANDAN SEKTOR TIMUR KE INDOBATT LEVEL 1 HOSPITAL


Komandan Sektor Timur dan Dansatgas sedang melihat salah satu ruangan di rumah sakit Indobatt Level 1

Pada tanggal 11 Juli 2011, UNIFIL Sector East Commander atau Komandan sektor timur UNIFIL, Brigjen Miguel Alcaniz Comas mengunjungi Markas Satgas Yon Mek Garuda XXIII-E/UNIFIL atau markas Indobatt UN Posn 7-1 di Adshit Al Qusayr, Lebanon Selatan.
Komandan sektor timur yang berasal dari Spanyol ini datang di dampingi oleh Wakil Komandan sektor timur UNIFIL, Kolonel Laut (E) Joko Edi Supriyanto, Chief Of Public Information Officer (Kepala Dinas Penerangan Sektor Timur) Mayor Jesus Diez Alcalde dan Military Assistance Kapten Angel Puy Martinez.
Kunjungan kerja yang dilakukan Komandan dan Wadan sektor timur yaitu untuk melihat kinerja prajurit Indobatt dalam melaksanakan tugas di Lebanon selatan ini, salah satunya dengan mengunjungi Indobatt Level 1 Hospital.
Dalam kunjungan ke rumah sakit, mereka di dampingi oleh Komandan Satgas Indobatt, Letkol Inf Hendy Antariksa dan 3 dokter satgas Indobatt ( Lettu CKM dr. Paulus SD, Lettu CKM dr. A Azis M, Lettu Kes dr. Bhayu R).
    Komandan sektor mengucapkan apresiasinya atas usaha yg dilakukan oleh prajurit Satgas Indobatt Garuda XXIII-E/UNIFIL dalam melaksanakan tugas sesuai dengan SOP yang berlaku dan membina hubungan kerjasama antara pasukan perdamaian dengan masyarakat sipil di sekitar area operasi Indobatt, salah satunya berupa kegiatan Medical Assistance (pengobatan massal) dan Nursing (perawatan luka bagi masyarakat miskin dan korban bom)  yang dilakukan oleh anggota peleton kesehatan Satgas Garuda XXIII-E/UNIFIL yang dibilang berhasil dan sangat bermanfaat.
Beliau juga menyampaikan agar kegiatan Medical Assistance dan Nursing ini tetap di pertahankan. Selain mengunjungi rumah sakit, beliau juga melihat kendaraan ringan ambulance dan ambulance lapis baja(VAB ambulance) beserta peralatan kesehatan di dalamnya. 
Sector East Comannder sedang melihat ruang perawatan di rumah sakit Indobatt Level 1


Lettu CKM dr. Paulus menjelaskan kegiatan yang di lakukan peleton kesehatan kepada Komandan Sektor Timur dan Wadan Sektor Timur di dampingi oleh Dansatgas Indobatt

Dan Sektor Timur UNIFIL (CO Seceast) memberikan arahan kepada Lettu CKM dr. Paulus selaku Senior Medical Officer

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes