Bisnis 100% Tanpa Modal Komisi Gratis | Bisnis Online Tanpa Modal Paid Review Indonesia banner4.gif Cafe Bisnis Online
Tampilkan postingan dengan label Buatan Indonesia. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Buatan Indonesia. Tampilkan semua postingan

Film Pendek Buatan Indonesia Juara Dunia



Film pendek independen buatan orang Indonesia dengan judul Save Water yang dibuat oleh Muhammad Zulqamar menjuarai hadiah utama kompetisi video MyView H2O yang digelar Bank Pembangungan Asia (ADB). 


"Save Water menang tidak hanya karena diarahkan dan digambarkan dengan baik, tapi karena mengandung pesan yang kuat yang disampaikan secara sederhana, padat, dan dengan jenaka serta berdampak kuat," kata Direktur Utama Departemen Hubungan Eksternal ADB Ann Quon, Rabu (23/3/2011). 

Dalam film tersebut digambarkan bahwa hanya dalam jangka waktu lebih dari satu menit, dan tanpa berkata-kata, bagaimana aktivitas mandi dan melestarikan air dapat berjalan beriringan. Film itu menggambarkan bagaimana hanya dengan satu gayung air dapat membuat seseorang bisa melakukan aktivitas mandi dengan menyenangkan dan bersih. 

ADB menggelar kompetisi tersebut pada tahun 2011 ini untuk mempromosikan sebab-akibat dan solusi terhadap krisis kekurangan air di Asia. Para pemenang telah diumumkan pada Hari Air Sedunia, sebuah perayaan global yang dirancang untuk memperingati pentingnya mengelola dengan baik dan benar sumber-sumber air di bumi yang jatuh 22 Maret 2011. 

Dewan juri dalam kompetisi ini antara lain sutradara Jepang Momoko Ando yang pernah menjuarai kompetisi film internasional, sutradara Indonesia Joko Anwar yang kerap disebut sebagai salah satu sutradara muda terbaik Asia, dan pembuat film dokumenter AS Christopher Beaver yang juga kurator laman dokumenter Docspopuli.com. Dewan juri lainnya adalah Khavn dela Cruz yang diberi julukan "Bapak Pembuat Film Digital Filipina", pembuat film dokumenter China Du Haibin, dan pembuat film dokumenter Pakistan Samar Minallah, serta Penasehat Senior Presiden ADB, Arjun Thapan. 

Pada kategori di bawah 21 tahun, pemenangnya adalah Emmanuel "Joe" Ortigas yang berusia 18 tahun dari Filipina dengan film bertajuk Time to Refill, yang memaparkan bahayanya bila dunia kekurangan air. Sementara pada kategori di atas 21 tahun, pemenangnya adalah Nash Anggahan dari Filipina dengan film My Riverside Home yang menuturkan kisah yang menggugah mengenai kehidupan seorang wanita di rumahnya yang terletak di pinggir sungai.

DUFAN, Film Animasi 3D Buatan Indonesia


Memang tak banyak film kartun atau animasi buatan lokal dengan format yang canggih di Indonesia, tapi kini masyarakat Indonesia khususnya anak-anak dapat menyaksikan Film 3D produksi Ancol Dreamlights yang tayang mulai pada Maret mendatang di salah satu televisi swasta Indonesia.

Film ‘Dufan Defender’ yang menggunakan karakter tokoh wahana permainan terbesar di Jakarta itu berkisah tentang petualangan Dufan dan teman-temnnya yang tergabung dalam pelindung bumi, The Earth Defender, berjuang untuk menyelamatkan Bumi dari tangan kekuatan jahat yang akan merusak bumi yaitu The Destroyer. 

Direktur Utama PT Pembangunan Jaya Ancol Budi Karya Sumadi menuturkan dengan diangkatnya karakter tokoh animasi dari satwa asli Indonesia maka bisa menjadi salah satu wadah pendidikan yang baik untuk anak-anak Indonesia agar lebih mencintai alam khususnya binatang-binatang di Indonesia. “Dufan Defender bukan hanya sebuah film yang akan menghibur anak-anak di Indonesia tetapi juga sebagai sebuah sarana edutainment,” ujarnya saat peluncuran ‘Dufan Defender’. 

Budi juga menuturkan dengan adanya film animasi yang dibuat oleh anak bangsa tersebut maka akan menjadi peluang bagi karya-karya seni anak bangsa Indonesia lainnya yang patut untuk diapresiasi.

Jerman Bantu Pengembangan Mobil Esemka


Duta Besar Jerman untuk Indonesia, Dr Norbert Baas, mengatakan, pihaknya akan mengirim tiga tenaga ahli dari Jerman, untuk membantu soal manajemen dan teknis untuk mobil Esemka.

Hal ini dikatakannya saat bertemu dengan Wali Kota Solo, Joko Widodo, di Loji Gandrung, Rumah Dinas Wali Kota Solo, Jumat (9/3/2012).

"Kami akan mengirimkan ahli yang telah berpengalaman. Mereka dari industri otomotif di Jerman," kata Norbert. 

Menurut Norbert, pihaknya sejak lama mendukung negara-negara, seperti Indonesia, Brazil, Mexico, dan Afrika Selatan yang ingin membangun industri negara masing-masing. Selain industri berteknologi tinggi, pihaknya juga mendukung pengembangan teknologi hijau yang ramah lingkungan.

Kedatangan Norbert selain menawarkan kerja sama juga menyampaikan undangan kepada Joko Widodo. Wali Kota yang akrab dipanggil Jokowi itu, diundang sebagai pembicara kunci pertemuan pemimpin muda Asia-Eropa, karena dinilai sukses dalam bidang perencanaan kota.

Kehadiran Norbert di Solo, juga untuk menyaksikan penampilan sebuah kelompok tari modern terkenal dari Berlin yang tampil di Institut Seni Indonesia (ISI) Surakarta.

Robot Becak Buatan Indonesia Menangi Kompetisi Internasional

Kategori Energy Saving Robot, yaitu robot ramah lingkungan dengan sumber energi tenaga surya. Melalui ciptaannya tersebut, para siswa berharap becak yang merupakan kendaraan umum khas Indonesia tidak punah, dan para pengemudi becak tidak harus menggoes lagi becak mereka, namun cukup menginjak pedal gas dengan tenaga sinar matahari. Sehingga becak tetap menjadi kendaraan umum yang ramah lingkungan namun lebih efisien.
 

Kategori Energy Saving Robot menantang para peserta untuk membuat robot yang sanggup bergerak tanpa tenaga baterai, melainkan dari cahaya lampu sebagai pengganti sinar matahari. Kategori ini termasuk kategori lomba yang sulit, sehingga tidak semua negara peserta ikut.

Robot berbentuk becak mini dengan motif batik buatan siswa SMP Negeri 7 Bandung sanggup menempuh jarak satu meter dalam waktu satu menit, sesuai dengan waktu yang disediakan panitia lomba. Setiap satu sampai tiga detik, robot tersebut berhenti untuk mengisi tenaga cahaya, kemudian maju 10 sentimeter perdetik.
 
 
Azman menambahkan, robotnya sengaja dibuat berbentuk becak, karena merupakan ciri khas Indonesia. Ia pun berharap, di masa depan para pengemudi becak tidak perlu lagi menggoes becak mereka, namun hanya cukup menginjak pedal gas dengan energi dari tenaga matahari.
Salah satu siswa tim perakit robot SMP Negeri 7 Bandung, Azman Syah Barran mengatakan, timnya hanya membutuhkan waktu tiga jam untuk merakit robot tersebut. Namun, proses belajar merakit butuh waktu hingga tiga bulan lamanya. Azman menjelaskan, “Awalnya sih belajar robot dari sekolah, ekskul (ekstrakurikuler), dari awal tahap dari nol, sampai seratus persen bisa bikin gini”. 

“Jadi biar menunjukkan kepada orang Indonesia bahwa ciri khas Indonesia itu becak. Jadi enggak usah ngegoes lagi, jadi tinggal pakai (pedal) gas gitu,” ujar Azman.
Energy Saving Robot dan Indonesiana merupakan kategori baru pada Olimpiade Robot Internasional 2011 kemarin. Kategori tersebut menantang peserta untuk membuat robot tanpa tenaga baterai, sekaligus membuat robot yang berciri khas Indonesia. Salah satu pembimbing tim robotik SMP Negeri 7 Bandung, Rahmat Nurcayadin mengungkapkan, secara teknis, robot buatan anak didiknya tergolong sangat efisien.
Selain bobotnya ringan, yaitu 120 hingga 180 gram, komponen yang digunakan pun sudah paling tepat dan menggunakan teknologi tinggi. Sehingga robot tersebut bisa berjalan maksimal dengan kecepatan satu meter perdetik di bawah sinar matahari. Sedangkan jika di bawah sinar lampu 2000 watt, kecepatannya bisa mencapai satu meter permenit. Kecepatan tersebut sudah merupakan kecepatan tertinggi.
 
“Secara teknis, robot kami ini sangat efisien sekali. Robot ini bisa berjalan dengan maksimal, kecepatannya kalau di bawah matahari bisa mencapai satu meter perdetik. Kalau di bawah lampu yang 2000 watt kecepatannya bisa mencapai satu meter permenit. Itu sudah kecepatan tertinggi,” papar Rahmat Nurcayadin. 

Olimpiade Robot Internasional diselenggarakan oleh International Robot Commitee. Ajang tersebut pertama kali berlangsung di Korea Selatan pada 1999. Tuan rumah acara tahunan itu bergantian di sejumlah kota di Korea Selatan, Tiongkok, Hong Kong, Australia, dan Malaysia. Tahun 2011 kemarin, Indonesia menjadi tuan rumah acara tersebut, di kota Jakarta. Olimpiade Robot Internasional melombakan 14 kategori. Jumlah peserta lomba itu mencapai seribu orang, dari 13 negara, seperti Malaysia, Korea Selatan, Tiongkok, Australia, dan Amerika Serikat.

Trimaran, Kapal Perang dari Serat Karbon Buatan Indonesia

Indonesia akan segera memiliki satu kapal perang canggih berpeluru kendali "Trimaran" yang merupakan produksi dalam negeri. Kapal perang yang terbuat dari serat karbon ini tercatat 20 kali lebih kuat dari baja. Kapal ini juga dilengkapi rudal Trimaran dengan daya jelajah 120 kilometer.
“Kapal ini terbuat dari serat karbon, dengan kecepatan 35 knot dan dipersenjatai peluru kendali yang memiliki jarak tembak 120 kilometer,” ungkap Wakil Menteri Pertahanan, Sjafrie Sjamsoeddin usai meninjau industri kapal dalam negeri PT Lundin Industry Invest di Banyuwangi, Jawa Timur, Rabu (21/12).
Syafrie mengatakan, dalam 5 bulan mendatang kapal perang canggih yang merupakan prototipe itu langsung bisa dioperasionalkan memperkuat jajaran armada tempur TNI Angkatan Laut.
“TNI Angkatan Laut memesan empat unit kapal, dan dalam lima bulan mendatang sudah jadi satu kapal perang 'Trimaran', sedangkan tiga unit lainnya akan segera dibangun secara bertahap hingga 2014," terang Sjafrie.
Pembuatan 1 unit kapal Trimaran menghabiskan dana sekitar Rp114 miliar yang diambil dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2011. “Jika proyek pengadaan ini berhasil maka ini merupakan sejarah bagi Indonesia, karena telah berhasil membuat kapal perang dengan komposit serat karbon, dan ini akan dipatenkan dan diekspor ke luar negeri," papar Sjafrie.
Sementara itu, Direktur PT Lundin Industry Invest, John Lundin mengatakan, pihaknya telah melakukan ujicoba terhadap kapal dengan panjang sekitar 62,52 meter tersebut. “Ini merupakan kapal pertama yang dibuat dari serat karbon. Amerika pernah membuat kapal sejenis dengan panjang 120 meter namun dari bahan alumunium atau baja.”
John menambahkan, komposit serat karbon juga telah digunakan untuk pembuatan pesawat airbus Boeing-777 dan mobil Formula 1. Ketahanannya 20 kali lebih kuat dibandingkan baja.
Kapal cepat berpeluru kendali itu memiliki panjang keseluruhan 62,53 meter, panjang water line 50,77 meter, water draft 1,17 meter dengan bobot mati 53,1 Gross Ton. Kecepatan maksimum 35 knot, kecepatan jelajah 16 knot, dengan mesin utama 4X marine engines MAN nominal 1.800 PK.

Dubes RI Menyaksikkan Penyerahan 2 Bus Buatan Indonesia Kepada Pengusaha Bus Fiji


Sunbeam 2012
Pada tanggal 2 Februari 2012, Duta besar RI dan MC Ekonomi diundang oleh perusahaan impor mobil Niranjans Autoports Ltd. untuk menyaksikan kedatangan 2 bus yang dimpor dari Indonesia. Selama ini  Niranjans mengimpor mobil merek Suzuki seperti Suzuki APV dan Hino khususnya sasis. Impor bus dari Indonesia merupakan peluang baru bagi Niranjans. Hadir dalam acara ini CEO Sunbeam Buses Ltd., Presiden Fiji Bus Association, beberapa perusahaan angkutan bus dan media setempat. Kedua bus tersebut adalah pesanan perusahaan angkutan bus Sunbeam Buses Ltd.
 
2 bus buatan Indonesia yang diserahkan kepada pengusaha bus Fiji (dok.kbri suva)
Dalam sambutannya CEO Niranjans Autoports Ltd. menyatakan kegembiraannya karena bus pesanan salah satu langganan Niranjans yaitu Sunbeams Buses Ltd. telah tiba dari Indonesia dan siap diserahkan. Menurut Niranjans, bus buatan Indonesia mempunyai kualitas yang baik dan harga yang kompetitif sehingga diharapkan akan ada penambahan pesanan di masa datang.
Sedangkan Duta Besar RI dalam sambutan singkatnya menyatakan kegembiraannya pula bahwa dari waktu ke waktu, bus buatan Indonesia yang masuk ke Fiji terus bertambah. Hal ini karena bus-bus buatan Indonesia disamping menerapkan sistem keamanan dan keselamatan yang tinggi, disain yang menarik, tetapi juga telah memadukan teknologi yang tinggi berikut kenyamanan duduk serta sistem entertainment yang lengkap. KBRI Suva selama ini secara mempromosikan produk Indonesia agar dapat masuk ke Fiji. Upaya ini dimulai dari kegiatan temu usaha yang diselenggarakan KBRI Suva dan pendampingan KBRI Suva kepada pengusaha Fiji pada Trade Expo Indonesia sejak 2010 hingga 2011 dan temu usaha dalam rangka Indonesia –Pacific Update 2011.
 
Sambutan Dubes RI dalam acara penyerahan bus buatan Indonesia (dok.kbri suva) 
Dubes RI merasakan langsung kenyamanan bus buatan Indoesia (dok.kbri suva)
Selama ini ada 6 perusahaan yang telah mengimpor bus dari Indonesia dan ada 3 perusahaan bus lagi yang menyatakan minatnya berkunjung ke Indonesia untuk membeli bus buatan Indonesia. Bus yang dibeli oleh Fiji diproduksi oleh PT Laksana.  Para pengusaha bus Fiji mengatakan kualitas  bus buatan PT Laksana memuaskan. Oleh karena itu, pembelian bus buatan Indonesia dari tahun ke tahun meningkat jumlahnya. Misalnya Sunbeam Buses Ltd. pada awalnya hanya membeli 4 bus, kemudian pada tahun 2011 membeli 2 bus lagi dan awal tahun 2012 telah memesan 4 bus lagi. 
 
Saat ini, Fiji mengimpor bus hanya dari Indonesia dan China. Bus buatan China dengan kelas yang sama dengan bus buatan Indonesia, harganya sedikit lebih murah karena mesin dan sasis yang digunakan bukan buatan Hino tapi buatan China. Sedangkan bus buatan Indonesia menggunakan mesin dan sasis Hino buatan Jepang yang dirakit di Indonesia.
Foto bersama Dubes RI, MC Ekonomi dan CEO Sunbeam Buses Ltd (dok.kbri suva)
Menurut pendapat para pengusaha bus Fiji, dalam jangka panjang membeli bus buatan Indonesia akan lebih menguntungkan. Oleh karena itu KBRI Suva dalam setiap kesempatan bertemu para pengusaha bus Fiji senantiasa menekankan pentingnya membeli bus yang handal sebagaimana bus buatan Indonesia dan memonitor pula perkembangan masuknya bus buatan China yang tampaknya gencar melakukan promosi.

6 Robot Buatan Indonesia

Robot adalah sebuah alat mekanik yang dapat melakukan tugas fisik, baik menggunakan pengawasan dan kontrol manusia, ataupun menggunakan program yang telah didefinisikan terlebih dulu (kecerdasan buatan)

dan siapa bilang yg bisa bikin robot cman negara maju kaya amerika serikat,jepang dll Siapa bilang putra Indonesia tidak mampu menciptakan teknologi perang, seperti produksi Amerika Serikat atau negara maju lainnya.

1. Robot tempur
6 macam robot buatan indonesia

”Ukurannya 1,5 m kali 0,5 m dengan berat sekitar 100 kg. Robot ini memiliki mesin penggerak dua roda,dan mampu mengangkut beban hingga sekitar 150 kg, kecepatan maksimalnya bisa mencapai 60 km/jam,” terangnya.

Meski dinyatakan belum sepenuhnya sempurna, namun robot tempur ini memiliki kemampuan yang setara dengan robot tempur impor. Selain dapat dikendalikan secara jarak jauh, robot ini dilengkapi dengan kamera pengintai sebanyak enam unit, dan sensor ultrasonic untuk mengenali setiap hambatan yang dihadapi.

”Kami juga memasang dua senjata perusak pada robot ini, yakni senapan mesin ringan (SMR) jenis Minimi kaliber 5,56 mm, dan roket anti tank Estalansa caliber 90 mm yang bisa dioperasionalkan dari jarak jauh,” keren kan den


2. Robot Penjinak Bom
Robot pengintai tersebut diberi nama Morolipi v1.0, sebuah mobil robot penjinak bom yang dikembangkan oleh LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) di tahun 2004, kemudian dilanjutkan hingga tahun 2008.

Robot Morolipi v1.0 tersebut dirancang dengan spesifikasi :
* Panjang 1 meter dan lebar 1 meter, tinggi 90 cm
* Bobot 80-100 kg.
* Mampu berjalan di permukaan yang datar ataupun menaiki tangga dengan kecepatan 3 meter per detik tanpa menggunakan energi karena menggunakan kopling elektrik.
* Memiliki dua ruas lengan dengan panjang 70cm dan dapat bergerak bebas ke lima arah, berputar 360 derajat, juga menekuk,
* Terdapat gripper sebagai alat penjepit dan pemotong kabel di bagian ujung lengannya,
* Didukung dengan camera, sensor inframerah, pengontrol artikulator dan artikulator yang dapat mengirimkan detail gambar ke komputer,
* Dikendalikan dengan jarak maksimal 6km dengan menggunakan atau joystick.
* Memiliki rangkaian elektronik penggerak mulai kontak dengan roda penggerak, lengan, kopling elektronika mekanisme melewati tangga, serta pengontrol supervisor untuk memudahkan pengoperasian,
* Dapat memotong kabel berukuran 2 mm yang mengalirkan arus listrik itu sebelum sampai ke bahan peledak.
* Bahan bakar yang digunakan untuk menggerakkan robot berupa aki listrik,
* Memiliki 4 roda vespa delapan inci, plus sabuk roda untuk membantu menaiki tangga tanpa terpeleset,
* Harga lebih murah 50 persen dibanding robot penjinak bom import

3. Robot Pemadam api
6 macam robot buatan indonesia

Nah ini mobil pemadam buatan mahasiswa ugm dan UNIKOM gan,,,, untuk mademin api jadi ni robot pny sensor untuk mendeteksi api jd kalo ade api ni mobil lngsung bergerak dan nyari api ntu langsung deh di mademin pake kipas yg ada pada robot ni,,, keren kan den..
Ada jg robot pemadam api buatan indonesia tapi berbeda jenis gan yg ini punya roda gan ada yg seperti bentuk tank tempur dan seperti traktor gan,,

4. Robot Penari Pendet
6 macam robot buatan indonesia

Robot Penari Pendet,yang bernama Putu Ayu dalam ajang KRSI yang diadakan oleh dikti robot ini peringkat kedua,karena keunikannya robot buatanyg juga buatan robotik PENS-ITS Lewat lima mahasiswanya, yakni Endy, Prasetya Hutomo, Andrew, Garry Hadinata, serta Charles Arista Salim, mereka berhasil meraih juara II dalam Melalui berbagai tahap seleksi,Robot yang bernama dewi ini punya kemampuan kemampuan membedakan sensor suara, land tracer, gerakan tari pendet, dan punya 22 sendi .Dan robot ini juga punya kelebihan lain gan Robot ini memiliki beberapa kelebihan. Selain bisa berjalan sembari menari Pendet, ketika berhasil melewati setiap rintangan, selain menari pendet Dewi mampu menarikan tarian khas Bali itu dengan gerakan yang berbeda.

5. Recorobo Robot Cerdas Bisa Bicara
6 macam robot buatan indonesia

TECHNOVISION dengan bangga mempersembahkan RECOROBO, robot cerdas yang bisa menyapa orang. RECOROBO sangat bersahabat, menyapa kepada setiap pengunjung dengan mengucapkan “selamat datang”, “Silakan mengambil brosur” serta bermacam-macam sapaan lainnya. Robot ini juga sangat sopan. Ketika ada orang menghalangi jalannya, dengan lembut robot ini akan berbicara “permisi, aku akan lewat”. Bahkan ketika RECOROBO kehabisan tenaga, dia pamit ke semua orang disekitarnya “aku istirahat dulu ya..” begitu katanya. RECOROBO pernah sekali tampil di acara PESTA BUKU YOGYAKARTA 2010 bulan Maret 2010 lalu. Begitu bersahabatnya, sehingga tak khayal bila robot ini sangat digemari banyak Pengunjung

RECOROBO merupakan buah karya anak negeri yang hebat. Bila Anda adalah pemilik perusahaan atau saiapa saja yang ingin menawarkan produk dengan cara yang unik, maka RECOROBO siap membantu Anda. Dengan kecerdasan yang dia miliki, siap menawarkan produk baru Anda kepada setiap konsumen.

Bekerja sama dengan Bapak Listiyanto (Penerbit GAVA), RECOROBO diciptakan di markas TECHNOVISION (belakang PERTAMINA Jl. Monjali Yogyakarta), sengaja didesain untuk membantu program promosi sekaligus menarik perhatian pengunjung

6. Robot Transformer
 6 macam robot buatan indonesia

Kalau Anda pernah menonton film Transformers, ada robot berwarna hijau bernama Skids. Nah, robot tersebut hadir pada ajang IIMS 2010 di JIExpo dan mejeng di booth GM Autoworld Indonesia. Dan Anda pasti mengira benda tersebut didatangkan langsung dari Amerika.

Ternyata, robot Skids Transformers itu buatan putra Indonesia. kebetulan jumpa dengan Martin, Account Director PT Bermuda Communication, yang membuat Skids bersama timnya.

Kami lebih kaget lagi ketika Martin menyebutkan soal lama proses pembuatan. "Hanya sebulan," ucapnya. Ia bungkam ketika ditanya soal biaya pembuatan. Sebelum digarap dengan timnya, ia sudah menawarkan hal itu kepada beberapa supplier. Namun, semuanya sanggup mengerjakan paling cepat tiga bulan.

Martin menjelaskan, tim yang membuat Skids terbagi ke beberapa bagian. "Dimulai dari bagian rangka besi, fiber, resin, dan finishing. Semuanya berjumlah sekitar 15 orang, sudah termasuk dengan pemimpin proyeknya," tambahnya.Dia mengakui, bagian tersulit saat pembuatan robot adalah bagian kepala karena banyak pernik-pernik berukuran kecil.

Film Animasi Buatan Indonesia

Cuplikan film animasi besutan Lakon Animasi ini memang pantas mendapatkan dua buah acungan jempol. Pasalnya, film animasi pendek buatan anak negeri yang satu ini gak kalah bagus dari pesohornya yaitu beberapa distributor film - film animasi Hollywood seperti Paramount Picture dan FreamWorks Pictures. Film animasi yang kami bicarakan ini berjudul Pada Suatu Ketika, menceritakan tentang datangnya alien ke muka bumi Indonesia dan merubah bajaj - bajaj jadi robot, he2.. Ups, tunggu dulu.. Jangan membayangkan film ini seperti film - film made in Indonesia pada umumnya, karena film ini beda! Penasaran, silahkan lihat cuplikan gambar atau videonya dibawah ini, yang merupakan sebuah bukti bahwa sebenarnya INDONESIA BISA!








Film Animasi Buatan Indonesia, Keren Abis!



7 Pesawat Terbang Buatan Indonesia

Di bidang penguasaan teknologi pesawat terbang, Indonesia telah terkenal sebagai satu-satunya negara di Asia Tenggara yang memproduksi dan mengembangkan pesawat sendiri. Walaupun di bidang pemasaran produksi pesawatnya sendiri harus kita akui kita masih kalah bila dibandingkan dengan Brazil, yang mengembangkan EMBRAER dan memasarkannya ke seluruh dunia.
Akan tetapi, beberapa tahun belakangan ini, beberapa negara mulai mengalihkan perhatiannya ke pesawat buatan Indonesia, sebut saja Malaysia, Pakistan, UAE, Philipina, dan Korea Utara, serta beberapa negara lainnya. CN-235 tampaknya akan mendapatkan pangsa pasar yang lebih luas di beberapa tahun kedepan setelah lebih banyak negara yang sadar akan kehandalannya. Malaysia sendiri berencana memesan 4 pesawat tambahan untuk menambah jumlah pesawat CN-235 yang sudah mereka miliki.
Apalagi dengan kejadian jatuhnya pesawat MA-60 milik PT Merpati Nusantara Airlines buatan Xi’an Aircraft International Company semakin menuai opini : ” Kenapa kita tidak menggunakan pesawat produksi dalam negeri saja ? “. Padahal banyak laporan yang melansir bahwa harga pesawat China malahan terlalu mahal dibanding produksi dalam negeri, apalagi ditambah kualitas barang yang patut dipertanyakan, bahkan ada isu yang berkembang bahwa pembelian pesawat China tersebut dibumbui unsur KKN (perlu dicheck ulang kontraknya ?, itu pun perkataan banyak media massa).
Nah, sebetulnya untuk kelas pesawat yang sama, PT. DI sendiri juga telah memiliki jenis pesawat CN 235 yang kompetitif, sudah teruji kehandalannya dan terpakai oleh beberapa negara dunia, termasuk diantaranya Amerika. Apalagi dengan bebagai prototipe yang lain yang dahulu maupun yang akan datang telah dikembangkan. Terlepas dari unsur politik dan kebijakan, perlu kita ketahui pesawat-pesawat buatan Indonesia yang saat ini tengah dipasarkan dan dikembangkan karena masih berupa prototype yang sudah lulus uji aerodinamika.

1. Pesawat N-2130

Pesawat N-2130 - 7 Pesawat Buatan Indonesia Komersial dan Tempur - www.iniunik.web.id
N-2130 adalah tipe pesawat jet yang hendak dikembangkan PT Industri Pesawat Terbang Nusantara (IPTN) pada masa jaya perusahaan tersebut di pertengahan 1990-an. Pengembangan pesawat jet komuter dengan jumlah penumpang antara 80–130 orang itu mungkin terinspirasi pesawat yang dikembangkan perusahaan pesawat terbang Brasil,Embraer. Bedanya, Embraer sekarang ini menghasilkan pesawat Embraer Regional Jet (ERJ) yang banyak digunakan perusahaan penerbangan Amerika Serikat (AS), terutama untuk shuttle flight pada jalur-jalur padat Boston, New York, Washington DC, dan Miami.
Adapun N-2130 ternyata hanya menjadi mimpi karena terkubur krisis moneter 1998. Sebagai rentetan krisis tersebut, pemerintah harus menghentikan bantuan kepada IPTN sebagai bagian kesepakatan dengan Dana Moneter Internasional (IMF). Hari ini, lebih dari 10 tahun sejak krisis moneter, kita berada pada posisi yang jauh lebih baik dan siap untuk menghidupkan kembali proyek tersebut.

Ada beberapa alasan kuat untuk itu. Pertama, Indonesia sudah berkembang menjadi kekuatan ekonomi yang patut diperhitungkan. Dalam krisis global baru-baru ini, Indonesia berhasil untuk tetap menghasilkan pertumbuhan ekonomi yang moderat bersama China dan India. Perkembangan tersebut membuat Indonesia masuk dalam radar perekonomian global.

Ini berarti apa yang diproduksi Indonesia mulai diperhitungkan perusahaan penerbangan di luar negeri. Kedua, perkembangan tersebut juga memperkuat daya beli rakyat dan dunia usaha Indonesia. Jika 12 tahun lalu hanya Garuda dan Merpati yang menjadi perusahaan penerbangan nasional, sekarang banyak perusahaan penerbangan yang mampu membeli pesawat dalam jumlah besar.

Pesawat N-2130 - 7 Pesawat Buatan Indonesia Komersial dan Tempur - www.iniunik.web.id
Perkembangan traffic dan jumlah penumpang pesawat terbang melonjak sehingga sangat layak jika industri pembuat pesawat terbang akan kecipratan berkah di tahun-tahun mendatang, menurut perkiraan Compliance Services Indonesia. Ketiga, dalam keadaan terjepit pun PT IPTN, yang kini bermetamorfosis menjadi PT Dirgantara Indonesia (PT DI), mampu memasarkan produk ke pelanggan di luar negeri. Korea Selatan sudah membeli beberapa pesawat CN 235, termasuk empat di antaranya yang merupakan pesanan Departemen Pertahanan Korea Selatan untuk patroli maritim.

Demikian juga dengan Malaysia, Thailand,Pakistan,dan Turki. Korea Selatan, Malaysia, dan Pakistan bahkan telah membeli pesawat jenis CN 235 untuk digunakan sebagai pesawat kepresidenan. Keempat, PT DI pada 2009 mulai berhasil mencetak laba. Perolehan pendapatan tersebut diperkirakan semakin besar pada 2010 dengan adanya pesanan 10 helikopter untuk Angkatan Udara dan Basarnas serta pesanan tiga pesawat CN 235–200 MPA untuk menggantikan pesawat Nomad Angkatan Laut Indonesia.
Ini membuktikan restrukturisasi perusahaan tersebut mulai berhasil dalam meningkatkan efisiensi. Kelima, Indonesia sudah lulus dari program IMF. Ini berarti Indonesia memiliki kebebasan penuh untuk mengembangkan kembali cita-cita. Saya yang pernah bekerja di IMF selama lima tahun sangat memahami bahwa tidak ada dari lembaga internasional tersebut yang dapat mencegah kita melakukan hal tersebut.

Keenam, kemampuan keuangan pemerintah.Keuangan pemerintah sekarang sangat kuat. Kecilnya defisit APBN maupun rasio utang terhadap produk domestik bruto (PDB) merupakan ukuran internasional yang menunjukkan kekuatan kita. (Tulisan saya pekan lalu,“Utang Pemerintah dalam Perekonomian Global”, menjelaskan hal tersebut). Sekarang ini pemerintah memiliki uang tunai yang jumlahnya sekitar Rp200 triliun. Uang tersebut setiap kali justru semakin bertambah dan bukannya berkurang.
Untuk pengembangan N–2130, pemerintah perlu memastikan keekonomiannya dan sangat mungkin memberikan bantuan. Terlebih lagi jika PT DI mampu menunjukkan laba kembali dalam dua tahun ke depan, bukan hanya perbankan yang akan berebut untuk memberikan pembiayaan, pasar modal pun akan terbuka lebar untuk menerima penawaran saham perdana (IPO) PT DI. Ketujuh, alasan idealisme.
Begitu banyak tenaga ahli penerbangan Indonesia eks IPTN yang sekarang ini berdiaspora di luar negeri. Mereka mampu mengembangkan keahliannya dan diakui oleh raksasa industri penerbangan di Amerika, Eropa maupun negara-negara lain, sedangkan kesempatan untuk mengembangkan industri di Tanah Air sebetulnya juga terbuka lebar. Berdasarkan hal-hal tersebut, yang daftarnya juga bisa diperpanjang, merupakan suatu kesia-siaan membiarkan PT DI berjuang sendiri.
Sebagai perusahaan, dengan keuntungan yang dihasilkan saat ini,mereka jelas akan mampu berkembang. Namun kecepatan pertumbuhan mereka akan sangat rendah tanpa ada keberpihakan pemerintah. Pemerintah dapat mulai membantu PT DI dengan menghidupkan kembali pesawat N250 yang sudah menghasilkan prototipe, bahkan sudah pula hadir dalamAir Show di Eropa sebelum krisis moneter 1998.
Pesawat yang sekelas dengan ATR 42 dan salah satu varian dari Embraer tersebut memiliki potensi yang sangat besar bagi penggunaannya di Indonesia yang memiliki banyak bandara berlandasan pendek. Seiring pengembangan N250, riset dan pengembangan produk pesawat N-2130 mulai dapat diintensifkan.
Dengan kerangka waktu lebih tertata, kita bisa mengharapkan bahwa dalam tiga-empat tahun ke depan, kita sudah memiliki gambaran untuk melihat prospek yang lebih jelas bagi pesawat tersebut. Visi 2025 pemerintah jelas, yaitu menginginkan Indonesia menjadi negara maju di tahun tersebut. Let’s just do it. Marilah kita mengisi visi tersebut dengan segenap kemampuan kita. Jika Brasil bisa, kenapa kita tidak?

2. Pesawat N-250

Pesawat N-250 - 7 Pesawat Buatan Indonesia Komersial dan Tempur - www.iniunik.web.id
Prototipe pesawat N250 sendiri pernah terbang menuju Le Bourget Perancis untuk mengikuti Paris Air Show. Penampilan perdana pesawat N250 tersebut menggetarkan lawan-lawannya, karena merupakan pesawat yang menggunakan teknologi fly by wire yang pertama dikelasnya. Pada saat tersebut (dan juga sekarang) pesawat sekelas adalah ATR 42 yang merupakan produksi pabrik pesawat Prancis ATR, Fokker F50, produksi pabrik pesawat Fokker Belanda dan Dash 8, produksi pabrik pesawat De Havilland (sekarang Bombardier) dari Kanada.
Pesawat N250 murni merupakan rancang bangun anak bangsa. Setelah melewati fase-fase yang panjang sejak didirikannya tahun 1976, PTDI awalnya membuat pesawat dan helikopter dengan lisensi dari perusahaan pesawat lainnya. Pesawat C212 merupakan pesawat lisensi dari Casa Spanyol yang juga di buat di PTDI, kemudian pengembangan dari pesawat tersebut adalah NC212. Tahapan berikutnya adalah memproduksi pesawat komersial yang lebih besar yang rancang bangunnya kerjasama dengan Casa Spanyol yaitu pesawat CN-235 (bermesin 2 dan berpenumpang 35). Pesawat CN235 diberi nama Tetuko, tokoh dalam pewayangan.
N-250 adalah pesawat regional komuter turboprop rancangan asli IPTN atau PT. DI sekarang. Menggunakan kode N yang berarti Nusantara menunjukkan bahwa desain, produksi dan perhitungannya dikerjakan di Indonesia atau bahkan Nurtanio, yang merupakan pendiri dan perintis industri penerbangan di Indonesia. Pesawat ini diberi nama gatotkoco (Gatotkaca).
Dan tahapan berikutnya adalah pesawat terbang N250 Gatot Koco yang murni merupakan rancang bangun dari PTDI. Pesawat N250 dirancang mempunyai kapasitas penumpang 50 orang. Kapasitas penumpang berkisar 50 memang diprediksi akan menguasai pangsa pasar pesawat komersial. Diprediksi waktu itu, kebutuhan pasar atas pesawat komersial antara 2000 – 2020 sekitar 8000 pesawat, dan diperkirakan 45% adalah pesawat sekelas N250.
Pesawat ini merupakan primadona IPTN dalam usaha merebut pasar di kelas 50-70 penumpang dengan keunggulan yang dimiliki di kelasnya (saat diluncurkan pada tahun 1995). Menjadi bintang pameran pada saat Indonesian Air Show 1996 di Cengkareng. Namun akhirnya pesawat ini dihentikan produksinya setelah krisis ekonomi 1997. Rencananya program N-250 akan dibangun kembali oleh B.J. Habibie setelah mendapatkan persetujuan dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan perubahan di Indonesia yang dianggap demokratis. Namun untuk mengurangi biaya produksi dan meningkatkan daya saing harga di pasar internasional, beberapa performa yang dimilikinya dikurangi seperti penurunan kapasitas mesin,dan direncanakan dihilangkannya Sistem fly-by wire.

3. Pesawat CN-235
Pesawat CN-235 - 7 Pesawat Buatan Indonesia Komersial dan Tempur - www.iniunik.web.id
CN-235 adalah pesawat angkut jarak sedang dengan dua mesin turbo-prop. Pesawat ini dikembangkan bersama antara CASA di Spanyol and IPTN (sekarang PT Dirgantara Indonesia) sebagai pesawat terbang regional dan angkut militer. Versi militer CN-235 termasuk patroli maritim, surveillance dan angkut pasukan. CN-235 adalah sebuah pesawat angkut turboprop kelas menengah bermesin dua. Pesawat ini dirancang bersama antara IPTN Indonesia dan CASA Spanyol. Pesawat CN-235, saat ini menjadi pesawat paling sukses pemasarannya dikelasnya.
Desain & Pengembangan
CN-235 diluncurkan sebagai kerja sama antara CASA dan IPTN. Kedua perusahaan ini membentuk perusahaan Airtech company untuk menjalankan program pembuatan CN-235. Desain dan produksi dibagi rata antara kedua perusahaan. Kerja sama hanya dilakukan pada versi 10 dan 100/110. Versi-versi berikutnya dikembangankan secara terpisah oleh masing-masing perusahaan.
Desain awal CN-235 dimulai pada Januari 1980, purnarupa pesawat terbang perdana pada 11 November 1983. Sertifikasi Spanyol dan Indonesia didapat pada tanggal 20 Juni 1986. Pesawat produksi terbang pertama pada 19 August 1986. FAA type approval didapat pada tanggal 3 Desemebr 1986 sebelum akhirnya terbang pertama untuk pembeli pesawat pada tanggal 1 Maret 1988. Pada tahun 1995, CASA meluncurkan CN-235 yang diperpanjang, yaitu C-295

Versi Militernya Digunakan di Banyak Negara
Ternyata, versi militer CN 235 banyak diminati dan diekspor ke negara lain, yaitu :
  1. Afrika Selatan: Angkatan Udara Afrika Selatan (1)
  2. Amerika Serikat: Penjaga Pantai Amerika Serikat (8 HC-144)
  3. Arab Emirat: Angkatan Laut Persatuan Emirat Arab
  4. Arab Saudi: Angkatan Udara Arab Saudi
  5. Botswana: Angkatan Udara Botswana
  6. Brunei: Angkatan Udara Brunei (1)
  7. Chile: Angkatan Darat Chile (4 CN-235-100) satu jatuh di Antartika
  8. Ekuador: Angkatan Udara Ekuador
  9. Gabon: Angkatan Udara Gabon
  10. Indonesia: Angkatan Udara Indonesia (mengoperasikan CN235-100M, CN235-220M, CN235MPA)
  11. Irlandia: Korp Udara Irlandia (2 CN235MP)
  12. Kolumbia: Angkatan Udara Kolumbia
  13. Korea Selatan: Angkatan Udara Korea Selatan (20)
  14. Malaysia: Angkatan Udara Malaysia (8 CN235-220)
  15. Maroko: Angkatan Udara Maroko (7)
  16. Pakistan: Angkatan Udara Pakistan (4 CN235-220)
  17. Panama: Angkatan Udara Panama
  18. Papua New Guinea: Angkatan Udara Papua New Guinea
  19. Perancis: Angkatan Udara Perancis (19 CN235-100, 18 ditingkatkan menjadi CN235-200).
  20. Spanyol: Angkatan Udara Spanyol (20)
  21. Turki: Angkatan Udara Turki (50 CN235-100M); Angkatan Laut Turki (6 CN-235 ASW/ASuW MPA); Penjaga Pantai Turki (3 CN-235 MPA)
  22. Yordania: Angkatan Udara Yordania (2)
Disegani ?
Rupanya Australia, Singapura dan Malaysia sudah lama tahu kehebatan para insinyur Indonesia. Buktinya? Mereka sekarang sedang mencermati pengembangan lebih jauh dari CN 235 MPA (Maritime Patrol Aircraft) atau versi Militer.
Kalau para ekonom Indonesia antek-antek World Bank dan IMF menyebut pesawat buatan PT. DI ini terlalu mahal dan menyedot investasi terlalu banyak dan hanya jadi mainannya BJ Habibie lalu mengapa Korea Selatan dan Turki mengaguminya setengah mati.
Turki dan Korsel adalah pemakai setia CN 235 MPA terutama versi militer sebagai yang terbaik di kelasnya di dunia. Inovasi 40 insinyur-insinyur Indonesia pada CN 235 MPA ini adalah penambahan persenjataan lengkap seperti rudal dan teknologi radar yang dapat mendeteksi dan melumpuhkan kapal selam. Jadi kalau mengawal Ambalat cukup ditambah satu saja CN235 versi militer (disamping armada TNI AL dan pasukan Marinir yang ada) untuk mengusir kapal selam dan kapal perang Malaysia lainnya.

4. Pesawat N-219
Pesawat N-219 - 7 Pesawat Buatan Indonesia Komersial dan Tempur - www.iniunik.web.id
N-219 adalah pesawat generasi baru, yang dirancang oleh Dirgantara Indonesia dengan multi sejati multi misi dan tujuan di daerah-daerah terpencil. N-219 menggabungkan teknologi sistem pesawat yang paling modern dan canggih dengan mencoba dan terbukti semua logam konstruksi pesawat terbang. N-219 memiliki volume kabin terbesar di kelasnya dan pintu fleksibel efisiensi sistem yang akan digunakan dalam misi multi transportasi penumpang dan kargo. N-219 akan melakukan uji terbang di laboratorium uji terowongan angin pada bulan Maret 2010 nanti. Pesawat N219 baru akan bisa diserahkan kepada kostumer pertamanya untuk diterbangkan sekira tiga tahun atau empat tahun lagi. N-219 merupakan pengembangan dari NC-212.
Spesifikasi :
  • Multi Purpose, dapat dikonfigurasi ulang
  • 19 Penumpang, tiga sejajar
  • Campuran kargo penumpang
  • Kinerja STOL
  • Biaya operasional rendah
Saat ini, penerbangan perintis di beberapa wilayah Nusantara seperti Papua masih menggunakan pesawat-pesawat produksi lama, seperti Twin Otter. Beberapa unit yang ada telah tidak layak pakai sehingga diperlukan pesawat yang lebih modern.
Karenanya, sejak tahun 2006, PT Dirgantara Indonesia (PT DI) mengembangkan pesawat N219 berkapasitas 19 orang untuk menggantikan peran pesawat perintis yang ada sekarang. Saat ini, uji aerodinamika pesawat tersebut telah dituntaskan.
Agar tidak mengalami kegagalan seperti pesawat CN 250, pihak PT DI akan memproduksi pesawat berdasarkan order. “Kedepannya akan buat 25 unit dulu dan mengupayakan seluruhnya terjual dahulu.
Pembuatan sejumlah unit memerlukan dana sekitar Rp 1 triliun. Jumlah ini menurut Andi cukup minim untuk membuat pesawat. Ia menargetkan, sejumlah pesawat akan dibeli oleh pemerintah daerah.
Andi juga mengatakan, spesifikasi pesawat N219 dirancang sesuai dengan kondisi geografis Indonesia. Pesawat ini mampu mendarat di landasan yang pendek sehingga bisa diaplikasikan di wilayah terpencil dengan lahan terbatas.
“Pesawat ini juga dirancang bisa membawa bahan bakar tambahan. Kita menyadari bahwa tidak setiap daerah memiliki tempat pengisian bahan bakar,” hal ini merupakan kelebihan pesawat N219.
Pengembangan pesawat ini didasarkan pada karakteristik geografis Indonesia. “Kondisi geografis kita berbeda dengan negara lain yang harus punya solusi sendiri”.
Pengembangan pesawat kecil ini diharapkan mampu menjangkau wilayah terpencil sangat pas. “Banyak wilayah Indonesia yang tak mudah dijangkau dengan transportasi darat. Pesawat perintis bisa menjadi solusi “.
Pesawat N219 memiliki potensi besar untuk dipasarkan ke daerah-daerah seperti Sumatera dan Papua. Pesawat ini juga ditargetkan bisa dipasarkan ke negara lain yang masih membutuhkan, misalnya negara-negara di Afrika.

5. Pesawat NC-212
Pesawat NC-212 - 7 Pesawat Buatan Indonesia Komersial dan Tempur - www.iniunik.web.id
NC-212 Aviocar adalah sebuah pesawat berukuran sedang bermesin turboprop yang dirancang dan diproduksi di Spanyol untuk kegunaan sipil dan militer. Pesawat jenis ini juga telah diproduksi di Indonesia di bawah lisensi oleh PT. Dirgantara Indonesia. Bahkan pada bulan Januari 2008, EADS CASA memutuskan untuk memindahkan seluruh fasilitas produksi C-212 ke PT. Dirgantara Indonesia di Bandung. PT. Dirgantara Indonesia adalah satu-satunya perusahaan pesawat yang mempunyai lisensi untuk membuat pesawat jenis ini di luar pabrik pembuat utamanya.

Pesawat Casa NC 212-200 yang digunakan dalam operasional hujan buatan dilengkapi dengan Weather Radar (Radar Cuaca) dan Global Positioning System (GPS). Radar Cuaca diperlukan untuk mengidentifikasi sifat internal dan dinamika awan yang akan disemai, sehingga sangat membantu untuk menentukan awan mana yang akan dijadikan sebagai sasaran penyemaian sekaligus sebagai panduan safety penerbangan untuk pesawat menghindari zona berbahaya di sekitar awan. GPS diperlukan untuk merekam dan mencatat posisi dan track pesawat, sehingga memberi penjelasan tempat dilakukannya eksekusi penyemaian awan.

6. Pesawat Tempur T-50 Golden Eagle
Pesawat Tempur T-50 Golden Eagle - 7 Pesawat Buatan Indonesia Komersial dan Tempur - www.iniunik.web.id
Anda pasti berfikir, dengan semua kapasitas dan teknologi yang dimiliki Indonesia, kenapa sampai sekarang Indonesia belum membuat Jet tempur ?
PT Dirgantara Indonesia (PTDI) akhirnya siap berkerja sama dengan Korea Selatan mengerjakan proyek pengembangan model pesawat tempur senilai US$8 miliar yang ditawarkan pemerintah negara tersebut kepada Indonesia.

Kalau memproduksi sendiri (pesawat tempur) belum bisa, tetapi kalau bergabung dengan Korea Selatan bisa terlaksana. PT DI memiliki pengalaman dalam bidang kualifikasi dan sertifikasi dalam memproduksi pesawat-pesawat yang berkecepatan rendah seperti CN-235. Sementara itu, Korea Selatan berpengalaman dalam memproduksi pesawat berkecepatan tinggi atau melebihi kecepatan suara (1 mach) T-50 Golden Eagle.
T-50 Golden Eagle adalah pesawat latih supersonik buatan Amerika-Korea. Dikembangkan oleh Korean Aerospace Industries dengan bantuan Lockheed Martin. Program ini juga melahirkan A-50, atau T-50 LIFT, sebagai varian serang ringan.
Walaupun militer Amerika Serikat tidak ada rencana untuk membeli pesawat ini, tapi penamaan militer amerika secara resmi diminta untuk pesawat ini guna menghindari konflik penamaan dikemudian hari.
Program T/A-50 dimaksudkan sebagai pengganti dari berbagai pesawat latih dan serang ringan. Ini termasuk T-38 dan F-5B untuk pelatihan dan Cessna A-37BClose Air Support; yang dioperasikan AU Republik Korea. Program ini pada awalnya dimaksudkan untuk mengembangkan pesawat latih secara mandiri yang mampu mencapai kecepatan supersonik untuk melatih dan mempersiapkan pilot bagi pesawat KF-16 (F-16 versi Korea). T-50 mmembuat Korea Selatan menjadi negara ke-12 yang mampu memproduksi sebuah pesawat tempur jet yang utuh. Beberapa produk korea lainnya adalah KT-1 produk Samsung Aerospace (sekarang bagian dari KAI), dan produk lisensi KF-16. Sebagian besar sistem utama dan teknologinya disediakan oleh Lockheed Martin, secara umum bisa disebut T/A-50 mempunyai konfigurasi yang mirip dengan KF-16.
Pengembangan pasawat ini 13% dibiayai oleh Lockheed Martin, 17% oleh Korea Aerospace Industries, dan 70% oleh pemerintah Korea Selatan. KAI dan Lockheed Martin saat ini melakukan program kerjasama untuk memasarkan T-50 untuk pasar internasional.
Program induknya, dengan nama kode KTX-2, dimulai pada 1992, tapi Departemen Keuangan dan Ekonomi menunda program KTX-2 pada 1995 karena alasan finansial. With the initial design of the aircraft, in 1999. It was renamed T-50 Golden Eagle in February 2000, with the final assembly of the first T-50 taking place between 15 January, 2001. Penerbangan pertama T-50 terjadi pada Agustus 2002, dan pengujian tugas operasional pertama mulai Juli 28 sampai 14 Agustus, 2003. Angkatan Udara Korsel menandatangani kontrak produksi untuk 25 T-50 pada Desember 2003, dan pengiriman dijadwalkan pada 2005 sampai 2009.
Varian lain dari T-50 Golden Eagle termasuk pesawat serang ringan A-50, dan pesawat yang lebih canggih FA-50. The A-50 variant is an armed version of the T-50 as a stable platform for both free-fall and precision-guided weapons. FA-50 is an A-50 modified with an AESA radar and a tactical datalink which are not yet specified. As part of the A-37 retirement-out program to be completed by 2015, sixty A-50′s will be in service for the South Korean air force by 2011.

7. Pesawat Tempur KFX
(Korea Fighter Experimental)
Pesawat Tempur KFX - 7 Pesawat Buatan Indonesia Komersial dan Tempur - www.iniunik.web.id
Pesawat jet tempur KFX sendiri sebetulnya merupakan proyek lama Republic of Korea Air Force (ROKAF) yang baru bisa terlaksana sekarang. Proyek ini digagas presiden Korea Kim Dae Jung pada bulan Maret 2001 untuk menggantikan pesawat-pesawat yang lebih tua seperti F-4D/E Phantom II dan F-5E/F Tiger. Dibandingkan F-16, KFX diproyeksi untuk memiliki radius serang lebih tinggi 50 persen, sistim avionic yang lebih baik serta kemampuan anti radar (stealth).

Pemerintah Korea akan menanggung 60 persen biaya pengembangan pesawat, sejumlah industri dirgantara negara itu di antaranya Korean Aerospace Industry menanggung 20 persennya .pemerintah Indonesia 20 persen dan akan memperoleh 50 pesawat yang mempunyai kemampuan tempur melebih F-16 ini dan 100 pesawat untuk korea. Total biaya pengembangan selama 10 tahun untuk membuat prototype pesawat itu diperkirakan menghabiskan dana 6 miliar US Dollar.Pemerintah Indonesia akan menyiapkan dana US$1,2 miliar.
penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Indonesia-Korsel itu sudah dilakukan pada 15 Juli 2010 yang lalu di Seoul-Korea Selatan. Diharapkan pada tahun 2020 Sudah Ada Regenerasi Pesawat Tempur untuk kedua pihak
Spesifikasi KFX sebagai berikut :
Crew : 1
Thrust : about 52,000lbs (F414 class x 2)
Max Speed : about Mach 1.8

Armament :
  • M61 Vulcan
  • AIM-9X class short-range AAM(AIM-9X class) (indigenous, under development)
  • AIM-120 class beyond visual range AAM (not specified yet)
  • 500lbs SDB class guided bomb|KGGB (indigenous)
  • JCM class guided short range AGM (indigenous, under development)
  • SSM-760K Haeseong ASM (indigenous)
  • Boramae ALCM (indigenous, under development), or Taurus class ALCM
  • Supersonic ALCM (based on Yakhont technology) (indigenous, under development)
Mengapa PT DI tidak membuat sendiri ?
Membuat pesawat tempur jauh lebih kompleks daripada membuat pesawat penumpang karena ada tambahan sistem dalam sebuah pesawat tempur yaitu sistem kontrol senjata pada sistem avioniknya, disamping sistem mesin pendorong, sistem radar, dan struktur pesawat yang harus dirancang lebih kuat namun tetap lincah bermanuver di udara.
Pesawat tempur KFX ini dirancang untuk masuk dalam kelompok pesawat tempur generasi 4,5 yang berarti harus mempunyai 6 kemampuan yaitu :
  1. Kemampuan pesawat tempur untuk melakukan manuver ekstrim agar mendapat posisi serang paling menguntungkan (Air Combat Manuverability).
  2. Pesawat tempur harus bisa terbang lincah sehingga harus menggunakan teknologi fly by wire untuk kontrol penerbangannya.
  3. Penggunaan teknologi trust vectoring nozzles yang mampu mengubah-ubah arah semburan gas buang mesin jet agar pesawat tempur mempunyai kemampuan terbang dalam kecepatan rendah dan mampu melakukan belokan tajam.
  4. Kemampuan untuk terbang jelajah pada kecepatan supersonik dalam waktu yang lama.
  5. Radar pesawat tempur berkemampuan menjejak target diluar batas cakrawala atau beyond visual range
  6. Kemampuan menyerap dan membiaskan pancaran radar atau teknologi stealth
Jadi bisa dibayangkan seandainya PT. Dirgantara Indonesia dilibatkan dalam pembuatan pesawat tempur ini maka akan ada penguasaan teknologi kedirgantaraan baru paling tidak untuk pembuatan 50 pesawat tempur KFX yang akan dibeli Pemerintah Indonesia nantinya dari keikutsertaannya membiayai proyek ini. Penguasaan teknologi baru di bidang pembuatan pesawat tempur generasi 4,5 ini dapat menjadi modal dasar bagi PT. Dirgantara Indonesia untuk membuat pesawat tempur sendiri kelak dikemudian hari.
Jadi untuk teknologi PT DI memang belum mampu untuk membuat secara mandiri. Selain ini butuh modal besar untuk melakukan riset sendiri namun jika besama korea maka teknologi kita akan dapatkan dengan sendirinya dan kelak dapat dikembangkan lagi untuk membuat pesawat tempur ciptaan sendiri.

Traktor Buatan Indonesia

Windhoek, Namibia (ANTAEA News) -  Presiden Namibia Hifikepunye Pohamba dan Menteri Pertanian John Mutorwa menyenangi traktor tangan dan mesin perontok padi dari Indonesia yang baru saja masuk ke negara itu.

Presiden Namibia itu menyaksikan secara langsung keandalan peralatan tersebut baru-baru ini, demikian Toary Worang, Counsellor Ekonomi KBRI Windhoek, dalam siaran persnya.

Traktor tangan  merek 'Quick' itu --khususnya tipe GT 1000 Boxer-- telah dikenal luas di Namibia dalam dua tahun terakhir ini.

Pada 2010, sebanyak 9 unit tipe ini, yang dipesan Universitas Namibia, berhasil menjalani uji coba untuk proyek padi Kalimbeza.

CV Karya Hidup Santosa, produsen alat pertanian asal Yogyakarta, telah mengekspor 50 unit traktor tangan dan 2 unit mesin perontok padi ‘Quick’ ke Namibia setelah sebelumnya diekspor ke Fiji, Dominika dan Timor Leste.

Ekspor perdana dilakukan pada Nopember 2011 lalu, sesuai pesanan BUMN milik pemerintah Namibia, 26 Agustus

“Ini merupakan langkah awal ekspansi pasar ke Afrika bagian selatan, sebelum menembus pasar non tradisonal Afrika,” ujar Wenny, Manajer Pemasaran CV Karya Hidup Sentosa. Dia yakin, Afrika menyimpan peluang pasar yang besar.

Dalam upaya mengembangkan sayap usaha peralatan pertanian ke Namibia dan Angola, CV Karya Hidup Santosa bekerjasama dengan KBRI Windhoek mengikuti pameran perdagangan tahunan berskala internasional Windhoek Agriculture and Industrial Show di Namibia dan Fiera Internacionale de Luanda di Angola.

Aplikasi Buatan Indonesia Merajai Asia


ELASITAS
Fitur mengundang kontak BBM untuk mengunduh aplikasi GameMachi.

JAKARTA, KOMPAS.com — Sungguh mengejutkan karena di antara aplikasi-aplikasi yang sudah mendukung platform sosial BBM 6, sebagian dari Indonesia. Hal ini menunjukkan bahwa aplikasi buatan lokal tidak kalah dengan aplikasi buatan negara lain.
Bahkan, dalam rilisnya, Kamis (28/7/2011), Research In Motion (RIM) menyatakan bahwa dari lima aplikasi buatan pengembang di Asia yang sudah mengintegrasikan fitur "BBM connected", semuanya buatan Indonesia. Aplikasi itu adalah Koprol, Bouncity, Menoo, Gamemachi, dan MiMoMachi.
Koprol adalah jejaring sosial berbasis lokasi. Dengan adanya BBM connected, antarpengguna Blackberry kini bisa melakukan chatting langsung di Koprol.
"Sangat mudah bagi tim pengembang kami untuk mengintegrasikan Koprol dengan BBM 6 karena API (aplication programming interface) BBM 6 yang lengkap dan fleksibel," kata Satya Witoelar, founder Koprol yang kini menjabat Product Manager di Yahoo! sejak Koprol diakuisisi raksasa internet tersebut tahun lalu.
Game berbasis lokasi Bouncity menggunakan fitur BBM 6 untuk memudahkan pengguna berbagi pengalaman. Misalnya saat pengguna mendapatkan badge, dapat memberitahukannya kepada sesama pengguna yang menggunakan Blackberry lewat profilnya.
"Hal tersebut membuat aplikasi Bouncity kami menjadi lebih sosial dan kekuatan berbagi menjadi lebih luas jangkauannya," kata Wenas Agusetiawan, CEO PT Phase Solusindo yang mengembangkan Bouncity.
Tiga aplikasi lainnya adalah game Menoo, Gamemachi, dan MiMoMachi dikembangkan Elasitas. "Mengintegrasikan aplikasi-aplikasi kami dengan platform BBM 6 sangat mudah dan tepat sasaran, ditambah nilai sosial dan manfaat penuh yang memungkinkan pengguna terhubung dengan kontak BBM-nya secara sosial dan mudah, yang merupakan inti sebuah aplikasi sosial," ungkap Calvin Kizana, CEO of PT Elasitas Multi Kreasi.

Motor Eropa Mesin Buatan Indonesia

Pernah dibahas sebelumnya, mesin buatan Motori Minarelli yang serupa dengan mesin Yamaha V-Ixion, dipakai oleh beberapa merek motor di Eropa seperti Rieju dan MH Motorcycle . Dan ternyata, mesin ini dibuat di Indonesia!
Mesin satu silinder SOHC dengan empat klep dan dilengkapi dengan radiator ini diproduksi oleh PT Chemco Harapan Nusantara (CHN) di kawasan industri Jababeka, Cikarang. Bukan hanya komponen tapi mesin secara utuh.

"Masyarakat sebelumnya hanya mengenal CHN sebagai produsen komponen pendukung OEM, seperti rem dan pelek. Padahal kami juga memproduksi mesin motor utuh yang dipasarkan di Eropa oleh Minarelli," ungkap Enton, Marketing Departement PT CHN.

“Sayangnya, pemerintah Italia memberikan proteksi bagi produsen sepeda motor. Undang-undang disana tidak memperbolehkan kami untuk mencantumkan negara pembuat. Jadi, blok motor yang kami buat hanya terdapat kode produksi saja,” ungkap Enton sedikit kecewa tidak bisa membawa nama Indonesia.
Mesin ini memiliki beberapa pilihan kapasitas mesin mulai dari 125cc seperti yang dipakai Rieju dan MH Motorcycle serta Yamaha YZF R125. Lalu ada yang 135cc seperti yang digunakan Yamaha Jupiter MX dan 150cc seperti yang digunakan pada Yamaha V-Ixion.

Rieju dan MH Motorcycle menggunakan mesin serupa Yamaha V-Ixion, tapi kapasitas mesinnya hanya 125cc

Motori Minarelli adalah sebuah perusahaan pengembangan mesin sepeda motor yang didirikan sejak 1951. Pada tahun 1995, Motori Minarelli menjadi suplayer mesin untuk Yamaha di Spanyol. Lalu pada tahun 2002, Yamaha membeli saham Motori Minarelli dan menjadikannya pusat pengembangan mesin.
Tapi pada perjalannya, Motori Minarelli juga menjual mesin-mesin buatannya kepada pabrikan-pabrikan sepeda motor kecil di Eropa.
Contoh Motor yang memakai mesin Motori Mineralli

Mobil Esemka Rajawali, ini Spesifikasi & Harga-nya

Inilah Esemka Rajawali, mobil rakitan siswa-siswa SMK Negeri 2 Surakarta dan SMK Warga Solo

Esemka Rajawali merupakan mobil rakitan para siswa kreatif yang bekerja sama dengan bengkel Kiat Motor Klaten, pimpinan H Sukiyat sebagai partner industri SMK Negeri 2 Surakarta dan SMK Warga Solo.
Mobil Esemka Rajawali Harga Spesifikasi Review

Spesifikasi Mobil Esemka Rajawali

Mobil yang digunakan Walikota Solo Jokowi ini merupakan varian Sport Utility Vehicle (SUV) dengan warna hitam. Mobil ini bermesin bensin dan memiliki kapasitas 1.500 cc dengan empat silinder ditambah sistem bahan bakar injeksi. Mesin Esemka Rajawali adalah KIA serupa dengan mesin yang digunakan oleh mobil Timor. Mesin tersebut memiliki kemampuan memproduksi 105 tenaga kuda pada putaran mesin 5.500 rpm.

Memiliki kapasitas tujuh penumpang dengan fitur-fitur terkini seperti power window, AC dual zone, power steering, central lock, sistem audio dengan CD, serta tak ketinggalan sensor parkir.

Esemka Rajawali mempunyai agen tunggal pemegang merek (ATPM) yang dipegang PT Solo Manufaktur Kreasi. Sukiyat mengklaim, mobil yang terinspirasi dari Toyota Prado itu terletak pada kandungan material bodi, di samping harganya yang jauh lebih murah dibanding SUV serupa. Mobil ini akan dibanderol dengan harga Rp 95 juta per unit
Berikut Pernyataan Sukiyat
Delapan puluh persen materialnya diproduksi di Indonesia. Blok mesinnya saja dibuat di industri logam rumah tangga Batur, Kecamatan Ceper, Klaten. Jika diproduksi secara massal, kami sanggup mematok harga Rp 95 juta per unit. Soal servis purnajual, kami pun menyediakan suku cadang berikut mekanik yang siaga 24 jam penuh

Mobil Hybrid Buatan Indonesia

Jakarta - Makin langkanya sumber energi berbahan dasar fosil membuat semua pihak berpikir untuk mencari cara menghemat energi fosil dan menggunakan energi alternatif. LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) sebagai institusi dalam pengembangan teknologi berhasil menciptakan sebuah mobil hybrid.

Mobil hybrid dengan tenaga listrik ini diharapkan mampu menjadi solusi dalam menghadapi makin sulit dan mahalnya bahan untuk menggerakkan energi fosil. Mobil Hybrid LIPI ini memang masih sebatas prototype, yang akan terus dikembangkan oleh LIPI.

Hybrid sendiri merupakan sistem dimana sebuah mobil memadukan beterai yang menggerakkan motor listrik yang kemudian menggerakkan roda kendaraan dengan mesin bensil konvensional.

"Kita sudah mulai mencoba meneliti dan mengembangkan mobil hybird sejak 2005," terang Kepala Bidang Transportasi LIPI, Abdul Hafid di sela-sela acara LIPI Expo 2011 di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan, (7/11/2011).

Keunggulan Mobil Hybrid LIPI ini, bisa melaju dengan kecepatan 80 km/jam selama 6 jam tanpa melakukan pengisian ulang listrik. Mobil ini juga dilengkapi dengan tanki BBM seperti mobil konvensional namun, bukan menjadi energi utama mobil tersebut.

Namun, dibalik keunggulannya tersebut ada satu kelemahan mendasar dari mobil ini. Harga mobil yang masih sangat mahal membuat, pihak LIPI sendiri masih belum yakin mobil ini dapat diproduksi secara massal dalam waktu dekat.

"Harga mobil per unit mencapai 350 juta rupiah. Untuk mengembangkan ini, jika berharap dari pemodal merk besar kayaknya tidak mungkin," terangnya.

Selain menciptakan mobil dengan teknologi hybrid, LIPI juga berhasil menciptakan sebuah alat yang dapat mengkonversi mobil konvensional menjadi mobil bertenaga listrik. Alat yang diberi nama 'Electric Vehicle Conversion' ini memungkinkan sebuah mobil yang sebelumnya bermesin bensin atau solar dirubah menggunakan energi listrik 100%.

Dengan menggunakan, baterai berbahan dasar lithium dengan kapasitas 235 ampere/jam. Mobil yang sudah diganti menggunakan tenaga listrik ini mampu melaju hingga kecepatan 120 km/jam dengan setiap 75 km harus berhenti untuk melakukan pengisian ulang.

Menurut Hafid, biaya yang diperlukan untuk melakukan perubahan tersebut, diperkirakan sebanyak 160 Juta Rupiah. Biaya ini dinilainya lebih hemat untuk jangka panjang karena tidak perlu mengisi bensin dan tidak perlu mengganti oli.

"Biaya awalnya memang mahal. Tapi lebih murah ke depan karena batre buat tenaga listrik ini tahan 10 tahun," jelasnya.

Keistimewaan Indonesia di Mata Dunia

1. PT.PAL sukses membuat salah satu kapal terbaik di dunia 'Star 50' berbobot 50,000 ton. Salah satu Negara yang memesan kapal ini adalah Singapura.



2. Di singapura, gamelan menjadi mata pelajaran wajib di sekolah dasar pada hampir sebagian wilayahnya.



3. Pabrik/manufaktur Mattel (boneka Barbie USA) hanya ada 2 di dunia. Pabrik pertama berada di China dan lainnya di Jababeka, Cikarang, Jawa Barat.



4. Brand internasional yang amat prestisius, Gucci, menggunakan kain tenun asli Indonesia sebagai bahan bakunya.



5. Mobil terpopuler di Uni Emirat Arab adalah Toyota Kijang Innova yang sepenuhnya diproduksi di Indonesia.



6. Bunga nasional Korea Utara yang amat popular Kimilsungia berasal dari Indonesia dan diberi nama oleh Presiden RI pertama Ir. Soekarno.



7. Tahukah Anda, airbridge –tangga belalai menuju pintu pesawat yang ngetrend di bandara-bandara dunia kali pertama dibuat oleh PT Bukaka, Indonesia.



8. Pejuang HAM legendaris dan bapak pembebasan Negara Afrika Selatan, Nelson Mandela, setelah berhasil menghapus Apartheid di negerinya, mengakui bahwa perjuangannya itu diinspirasikan oleh perjuangan Syekh Yusuf dari Makassar.



9. Tahun 2002, dalam Special Edition TIME magazine on Asian Heroes, penyanyi Iwan Fals menjadi cover fullpage. Begitu juga dengan Aa Gym di tahun 2006 (The Holy Quran).



10. Mobil prestisius, Mercedes Benz, menggunakan knalpot buatan Indonesia, yang pengerjaannya sepenuhnya dilakukan di Purbalingga, Jawa Tengah.



11. Presiden RI ke-3, BJ Habibie adalah pemegang 46 paten di bidang aeronautika dunia.



12. David Foster mengaku, lagu ciptaanya ‘To Love You More’ yang dibawakan Celine Dion terinspirasi dari musik Keroncong yang berasal dari Indonesia.
src="https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgaKyygTqTy1RjCpsY_jv1Vk_KwJcZjxS339y-cvRkBoU-TleHC4KOV4SDjYCFfoX3_iKL4E4wWC1JHYKE8y_7UiiOFwlE4bMUGtscAFDu9UeIqPdZvsyxVi7A07SM5j2tdYZ5s0YrZeNw/s400/david-foster.jpg" height="397" width="400">


13. Menara Kuala Lumpur ternyata dirancang oleh putra Indonesia, Ir.Achmad Murdijat alumni ITB.



14. Indofood merupakan produsen mie instan terbesar di dunia.



15. Tas Bagteria made in Indonesia telah dijajakan di berbagai etalase di mall-mall kelas atas di 32 negara di seluruh penjuru dunia. Public figure dunia yang mengenakan produk ini antara lain Paris Hilton, Zara Phillips, Emma Thomson, dan Audrey Tatou.



16. Tiga jenis kopi andalan Starbucks di Seattle, AS, adalah: Sumatera, Java Mocha dan Toraja Coffee. Ketiga jenis kopi ini dipajang di etalase paling depan.



17. Koin Ringgit Malaysia dan passport Malaysia adalah produksi PT PERURI.



18. Seragam serdadu NATO diproduksi oleh PT Sritex, Solo, Jawa Tengah.



19. Kacang dua kelinci (PT Dua Kelinci), menjadi sponsor Real Madrid.



20. Motor GP, Produsen Honda menggunakan jargon ”One Heart” (Honda Indonesia) yang terpasang di motor balapnya, Yamaha juga membubuhi jargon ”Semakin di Depan” di baju balapnya. Walaupun motor Jepang, tapi Semua produksinya dilakukan di Indonesia.



21. Stadion Gelora Bung Karno merupakan stadion terbesar ke-2 di Asia.



22. Senjata yang namanya Kriss SVD terinspirasi dari senjata tradisional Indonesia, Keris. Pencipta Kriss SVD ternyata pernah tinggal di Indonesia.



23. Sepatu Adidas bekerja sama dengan salah satu perusahaan sepatu Indonesia dan merupakan satu-satunya perusahaan sepatu yang dipercaya oleh Adidas untuk memproduksi Football Shoes di seluruh dunia.



24. Biji kopi luwak adalah biji kopi termahal di dunia, dan produsennya adalah Indonesia.



25. Jersey dan Jaket Official Manchester United adalah buatan Indonesia.

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best WordPress Themes